Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi: Ekonomi Digital Pesat, Startup Indonesia Punya Banyak Peluang

Jokowi menilai Indonesia memiliki banyak peluang dan kesempatan dalam meningkatkan pengembangan perusahaan rintisan (startup).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 26 September 2022  |  14:03 WIB
Jokowi: Ekonomi Digital Pesat, Startup Indonesia Punya Banyak Peluang
Ilustrasi Startup. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa Indonesia memiliki banyak peluang dan kesempatan meningkatkan pengembangan perusahaan rintisan (startup). Hal tersebut antara lain bisa dilihat dari ekonomi digital Indonesia yang tumbuh pesat hingga berkali-kali lipat.

“Ekonomi digital kita tumbuh pesat dan tertinggi di Asia Tenggara, melompat delapan kali lipat dari 2020 kira-kira Rp632 triliun melompat menjadi Rp4.531 triliun nanti pada 2030. Artinya, peluangnya besar sekali,” katanya dalam acara peresmian pembukaan BUMN Startup Day Tahun 2022, Senin (26/9/2022).

Kepala Negara menyebut, Indonesia juga memiliki potensi lain yakni jumlah pengguna internet yang besar yang mencapai 77 persen dari total penduduk Indonesia dengan penggunaan rata-rata 8 jam 36 menit setiap harinya. Tak hanya itu, Indonesia juga merupakan negara dengan perusahaan rintisan tertinggi keenam di dunia.

"Pertama memang Amerika, India, UK (United Kingdom/Britania Raya), Kanada, Australia, Indonesia, nomor enam. Ini juga sebuah potensi yang besar yang harus kita kembangkan,” ujarnya.

Meskipun demikian, Jokowi menyebut bahwa masih banyak bidang yang ke depan perlu diatasi dengan teknologi, di antaranya yakni dalam bidang pangan, kesehatan, dan UMKM. Presiden menilai hal tersebut merupakan peluang pengembangan perusahaan rintisan di Indonesia.

“Dari kategori yang saya lihat, memang yang paling besar masih di fintech, 23 persen. Kemudian retail ada 14 persen. Padahal tadi kalau lihat, urusan masalah krisis pangan, urusan pangan ke depan ini akan menjadi persoalan besar yang harus dipecahkan oleh teknologi,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi StartUp ekonomi digital
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top