Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Dilirik Indonesia, Reputasi Pesawat Tempur Su-35 Buatan Rusia Hancur Lebur selama Perang dengan Ukraina

Reputasi pesawat tempur Su-35 disebut hancur selama perang dengan Ukraina. Namun Kremlin menyebutkan hanya propaganda.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 12 September 2022  |  13:15 WIB
Sempat Dilirik Indonesia, Reputasi Pesawat Tempur Su-35 Buatan Rusia Hancur Lebur selama Perang dengan Ukraina
Sukhoi Su-35 Flanker - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Konflik yang terjadi antara Rusia vs Ukraina membuat Indonesia memiliki pandangan baru tentang pesawat tempur buatan Kremlin.

Sepert diketahui, Indonesia pernah berniat membeli salah satu pesawat tempur buatan Rusia jenis Su-35. 

Akan tetapi, rencana tersebut batal karena sejumlah alasan. Selain Indonesia, Mesir juga menjadi negara lainnya yang sempat tertarik mendatangkan Sukhoi 35 ini.

Beruntung bagi Indonesia dan Mesir karena rencana mereka batal, sebab sejak perang Rusia vs Ukraina, reputasi Su-35 hancur lebur.

Militer Ukraina telah berbicara tentang kemampuan bertahan Su-35 yang buruk. Mereka juga mengatakan jika pesawat ini tidak efektif dan teknologinya tidak dapat diandalkan.

Dalam briefing ke Pusat Media Ukraina pada 11 Agustus, Brig, Jenderal Oleksiy Gromov, wakil kepala Staf Umum Ukraina, membeberkan beberapa hal di sektor penerbangan Rusia, termasuk tentang kelemahan Su-35 ini.

Deputi mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah menembak jatuh 24 Su-35 selama pertempuran. 

Jumlah ini, bagaimanapun, diperdebatkan karen, pada pertengahan Agustus, media visual hanya melaporkan hilangnya satu atau mungkin dua Su-35 di Ukraina.

Untuk mengatasi hal tersebut, Rusia kini berencana membangun proyek pengembangan Su-35 menjadi Su-35s.

Pesawat ini akan diproduksi di fasilitas pesawat Komsomolsk-on-Amur (KnAAZ) di wilayah Timur Jauh Rusia

Namun menurut laporan, Rusia akan kembali menghadapi masalah dalam pemasaran Su-35s ini karena AS akan menerapkan sanksi terhadap negara manapun yang bekerjasama dengan Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina indonesia pesawat tempur

Sumber : Eurasians Times

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top