Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Update Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-201: Balas Dendam! Rusia Kirim Belasan Rudal ke Ukraina

Rusia marah karena lumpuhnya Izium ke tangan Ukraina yang disinyalir menjadi kekalahan terbesar militer Rusia sejak awal invasi dilakukan.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 12 September 2022  |  10:17 WIB
Update Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-201: Balas Dendam! Rusia Kirim Belasan Rudal ke Ukraina
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina berpartisipasi dalam latihan di bekas pabrik aspal di pinggiran Kyiv, Ukraina, Sabtu (19/2/2022). - Bloomberg/Ethan Swope
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Konflik Rusia vs Ukraina memasuki hari ke-201 sejak awal invasi. Kian memanas, Rusia dilaporkan kirim belasan rudal jelajah sebagai bentuk ‘balas dendam’ atas kemenangan Ukraina yang berhasil merebut Kota Izium pada Sabtu (10/9/2022).

Serangan panas Rusia tersebut mengakibatkan kerusakan di sebagian besar infrastruktur yang berada di Kharkiv. Komoditas utama rumah tangga seperti listrik dan air juga dilaporkan tak berfungsi pasca serangan tersebut.

Untuk diketahui, kemarahan Rusia tersebut disulut oleh lumpuhnya Izium ke tangan Ukraina yang disinyalir menjadi kekalahan terbesar militer Rusia sejak awal invasi dilakukan. Kemenangan Ukraina tersebut lantas memaksa Moskow untuk hengkang dari benteng utama miliknya yang berlokasi di provinsi Kharkiv tersebut.

Dilansir dari The Guardian, pihak Moskow bahkan enggan buka suara terkait kekalangan yang menyasar pasukan militernya tersebut. Lebih lanjut, berikut rangkuman update perang Rusia vs Ukraina pada Senin (12/9/2022).

Update Perang Rusia Ukraina Hari ke-201

1. Moskow Kompak Tutup Mulut Saat Dimintai Keterangan Terkait Peristiwa yang Terjadi di Kharkiv

Shoigu, tidak memberikan komentar apa pun pada Minggu tengah hari. Kebisuan Moskow yang hampir total atas kekalahan tersebut telah memicu kemarahan yang signifikan di antara beberapa aktivis pro-perang dan nasionalis Rusia di media sosial.

“Sekarang bukanlah waktu untuk diam dan tak mengatakan apa-apa,” tulis Rybar seorang aktivis nasionalis dalam akun media sosialnya.

2. Ramzan Kadyrov Kritisi Pertahanan Militer Rusia atas Kekalahannya di Kharkiv

Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya yang ditunjuk Kremlin, telah mengkritik kepemimpinan tentara Rusia setelah dinilai lengah oleh serangan balik Ukraina melawan invasi Rusia di timur laut. 

Secara lebih lanjut, sebagai tanda bahwa Kremlin mungkin menghadapi dampak serius atas hilangnya wilayah yang telah berulang kali dinyatakan oleh administrasi kependudukan Rusia, Kadyrov lantas memperingatkan pemimpin Rusia bahwa Vladimir Putin mungkin tidak mengetahui keadaan sebenarnya.

3. Rusia Kirim Belasan Rudal Balas Dendam ke Ukraina

Pasukan Rusia telah meluncurkan 11 rudal ke wilayah timur Ukraina, hal tersebut dikonfirmasi oleh angkatan udara Ukraina yang mengumumkannya dalam sebuah tweet pada Minggu malam. 

Untuk diketahui, angkatan udara Ukraina menembak jatuh tujuh rudal jelajah di wilayah Dnipropetrovsk dan dua rudal lagi dihancurkan di wilayah Poltava, kata UAF.

4. Infrastruktur Habis Diterjang Rudal Jelajah Rusia, Sebabkan Penundaan Keberangkatan Kereta Api

Akibat penembakan infrastruktur, sejumlah kereta api dari atau ke Kharkiv, Sumy, dan Poltava diperkirakan akan tertunda. Namun, pihak terkait menyampaikan bahwa tidak ada satu pun kereta hari ini yang dibatalkan. Nantinya, lalu lintas akan terus berlanjut di seluruh jaringan kereta api.

5. Rudal Jelajah Rusia Hantam Infrastruktur Utama Kharkiv

Dua rudal jelajah menghantam infrastruktur penting di Kharkiv. Pasca serangan tersebut, kelompok petugas pemadam kebakaran segera dikirimkan dan berjaga  di lokasi.

Kyrylo Tymoshenko selaku wakil kepala administrasi kepresidenan Ukraina  mengatakan bahwa para insinyur sedang bekerja untuk memulihkan listrik dan listrik harus segera kembali di fasilitas vital seperti rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Ukraina Rusia
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top