Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Umumkan Bantuan Baru Senilai Hampir US$3 Miliar untuk Ukraina

Presiden AS Joe Biden mengumumkan bantuan senilai hampir US$3 miliar dalam bentuk bantuan militer baru ke Ukraina.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  11:38 WIB
AS Umumkan Bantuan Baru Senilai Hampir US$3 Miliar untuk Ukraina
Presiden AS Joe Biden mengumumkan bantuan senilai hampir US3 miliar dalam bentuk bantuan militer baru ke Ukraina. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Joe Biden mengumumkan bantuan senilai hampir US$3 miliar dalam bentuk bantuan militer baru ke Ukraina, termasuk rudal antipesawat, senjata artileri, pertahanan kontra-drone, dan peralatan radar.

Bantuan ini adalah tahap terbesar dari bantuan militer AS hingga saat ini sehingga lebih dari 13 miliar dolar AS dari total yang telah dipasok atau dijanjikan AS ke Kyiv di bawah pemerintahan Biden. Namun, peralatan baru itu akan dipesan dari sejumlah produsen pertahanan dengan masa pengiriman jangka panjang.

Seorang pejabat AS mengatakan bahwa bantuan itu mewakili investasi jangka panjang dalam keamanan Ukraina.

Adapun, paket baru itu diumumkan pada hari kemerdekaan Ukraina atau menjelang serangan balasan Ukraina terhadap wilayah yang diduduki Rusia.

"Amerika Serikat berkomitmen untuk mendukung rakyat Ukraina saat mereka melanjutkan perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan mereka," kata Presiden AS Joe Biden dalam sebuah pernyataan seperti dikutip TheGuardian.com, Kamis (25/8/2022). 

Dia menambahkan, sebagai bagian dari komitmen itu akan disediakan melalui program Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina.

"Bantuan itu akan memungkinkan Ukraina untuk memperoleh sistem pertahanan udara, sistem artileri dan amunisi dan sistem udara tak berawak. Begitu juga dengan radar untuk memastikannya dapat terus mempertahankan diri dalam jangka panjang," ungkapnya.

Sistem pertahanan drone Vampire baru buatan AS yang menggunakan rudal kecil untuk melawan pesawat tak berawak, sangat diperlukan oleh Ukraina.

Pasalnya, pasukan Rusia telah memperluas penggunaan drone setelah mendapatkan bantuan dari Iran.

AS juga mengirimkan enam National Advanced Surface to Air Missile Systems (Nasams), sebuah rudal antipesawat buatan Norwegia-AS, sehingga total yang dijanjikan menjadi delapan unit.

Sementara itu, senjata lain yang termasuk dalam paket itu adalah 245.000 butir amunisi artileri 155mm hingga 65.000 butir amunisi mortir 120mm serta dua lusin radar kontra artileri dan drone Puma.

"Paket kemampuan ini benar-benar ditujukan agar Ukraina mendpatkan apa yang akan mereka butuhkan dalam jangka menengah hingga panjang," ujar Colin Kahl, kepala kebijakan Pentagon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Joe Biden Ukraina Rusia Perang Rusia Ukraina
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top