Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seoul Dilanda Banjir, Dubes RI: Tak Ada Korban WNI

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto mengatakan tidak ada korban WNI meninggal, luka-luka, atau hilang akibat banjir di Seoul.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  12:29 WIB
Seoul Dilanda Banjir, Dubes RI: Tak Ada Korban WNI
Ibu Kota Korea Selatan Seoul dilanda banjir besar pada Senin (8/8/2022) akibat hujan deras yang mengguyur kota itu. Sejumlah rumah, perkantoran, dan properti lain terendam. Akibatnya, warga di datararan rendah diungsikan. - Yonhap
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kedutaan Besar RI di Korsel menyampaikan kondisi terkini WNI yang berada Seoul terkait banjir bandang yang melanda Ibu kota Korea Selatan tersebut.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto mengatakan tidak ada korban WNI meninggal, luka-luka, atau hilang hingga Selasa (9/8/2022), menurut Badan Penanggulangan Bencana Banjir dan Hujan Korsel. 

Beberapa organisasi masyarakat dan paguyuban di Seoul juga tidak melaporkan adanya WNI yang menjadi korban atau terdampak secara langsung dari bencara banjir dan longsor

“KBRI telah membuat imbauan bagi WNI di seluruh Korsel untuk tetap hati-hati, waspada dan tetap memantau kondisi cuaca dan imbauan/pengumuman bencara dari otoritas setempat,” ungkap Gandi, dikutip Rabu (10/9/2022).

KBRI akan tetap mengaktifkan nomor hotline darurat KBRI di nomor +8210-5394-2546 bagi WNI di seluruh Korsel yang berada dalam situasi darurat dan/atau memerlukan bantuan.

Berdasarkan data KBRI Seoul, tercatat 36.399 orang WNI yang menetap di Korea Selatan.

Menurut kantor berita Yonhap, hujan dengan curah tertinggi dalam 80 tahun telah merendam kota Seoul, Korea Selatan, dan daerah sekitarnya, pada Senin (8/8/2022).

Banjir menyebabkan delapan orang tewas dan enam lainnya hilang. Banjir ini juga menyebabkan rumah, kendaraan, bangunan dan stasiun kereta bawah tanah tergenang.

Bagian dari Seoul, kota pelabuhan barat Incheon dan Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul diguyur hujan lebat dengan curah lebih dari 100 milimeter per sejak Senin malam.

Curah hujan per jam di distrik Dongjak Seoul bahkan melebihin 141,5 mm pada satu titik, curah hujan tertinggi per jam sejak 1942.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seoul banjir bursa korsel kedutaan besar ri duta besar
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top