Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Terkendali Pascalebaran? Menkes: Tunggu Sampai Akhir Bulan

Kenaikan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran masih akan dipantau Pemerintah hingga akhir bulan ini.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 17 Mei 2022  |  19:46 WIB
Pandemi Terkendali Pascalebaran? Menkes: Tunggu Sampai Akhir Bulan
Pemudik menunggu di ruang tunggu keberangkatan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (1/5/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pihaknya belum melihat tanda-tanda kenaikan kasus Covid-19 yang pascamudik Idulfitri 1443 H.

“Namun, menurut Saya seharusnya masih ada potensi kenaikan kasus, karena mobilitas naik lebih tinggi, tetapi selama positivity rate di bawah 5 persen bisa dapat dikatakan terkendali,” ujarnya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Menkes melanjutkan, berdasarkan peringatan hari raya keagamaan sebelumnya, indikasi kenaikan kasus terjadi setelah 27–34 hari setelahnya.

“Jadi, bila Idulfitri terjadi 2 Mei kami akan meninjau lagi apakah ada lonjakan kasus hingga akhir bulan ini. InshaAllah tidak ada kenaikan [kasus] yang signifikan, tetapi harus tetap ditunggu agar lebih jeli terhadap keputusan yang dilakukan nantinya,” katanya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan apabila masyarakat diketahui terinfeksi Covid-19 maka akan tetap untuk melakukan isolasi mandiri selama minimal 5 hari dan sampai hasil tes menunjukan negatif.

“Sekali lagi kepentingan adalah untuk bersangkutan saling sadar, karena itu bagian dari transisi pandemi menuju endemi Covid-19,” kata Budi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkes Mudik Lebaran Covid-19
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top