Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Perang Rusia vs Ukraina: Drone Era Soviet Hancur, 360 Tentara Ukraina Tewas!

Rudal pertahanan udara menghancurkan 10 pesawat tak berawak Ukraina, termasuk 1 drone kuno buatan Soviet. Sementara itu serangan rudal Rusia menewaskan 360 pasukan Ukraina.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 16 Mei 2022  |  18:15 WIB
Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara
Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina yang sudah berlangsung sejak tahun 24 Februari 2022. 

Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia Igor Konashenkov memaparkan serangan rudal menghantam 2 pos komando dalam sehari, termasuk pos komando brigade mekanik ke-72, 16 area konsentrasi logistik militer, 8 titik tembak jangka panjang dan 5 gudang senjata rudal artileri.

"Akibat serangan itu, lebih dari 360 nasionalis tewas, 78 unit peralatan militer dinonaktifkan," ujar Igor, Senin (16/5/2022).

Selain itu, operasi-taktis dan penerbangan militer Rusia menghantam tiga pos komando, 104 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, serta dua depot bahan bakar.

Di sisi lain, pasukan rudal dan artileri juga menghantam 325 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, 14 pos komando dan 24 baterai artileri dalam posisi menembak.

Sistem pertahanan udara Rusia di daerah pemukiman Evgenovka, wilayah Mykolaiv dan Velyka Kamyshevakha, menembak jatuh 2 pesawat Su-25 Angkatan Udara Ukraina di udara.

Sementara itu, 1 pesawat Su-24 Ukraina, 1 drone buatan Soviet Tu-143 Reys, termasuk 10 kendaraan udara tak berawak Ukraina ditembak jatuh oleh rudal pertahanan udara Rusia.

"Di wilayah Malaya Kamyshevakha, Snezhkovka, Shpakovka, Ivanovka dari wilayah Kharkiv dan Chernobaevka dari wilayah Kherson, 18 roket dari sistem roket peluncuran ganda Smerch dicegat," imbuhnya.

Secara total, sejak awal operasi militer khusus 168 pesawat, 125 helikopter, 889 kendaraan udara tak berawak, 307 sistem rudal anti-pesawat, 3108 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 381 instalasi roket peluncuran ganda sistem, 1529 senjata artileri lapangan dan mortir, serta 2949 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top