Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rangkuman Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-68, Rusia Hancurkan Landasan Terbang Berisi Senjata dari AS dan Eropa

Pasukan Rusia telah menghancurkan landasan pacu dan hanggar di lapangan terbang berisi senjata, yang dipasok oleh AS dan Uni Eropa.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  18:09 WIB
Rangkuman Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-68, Rusia Hancurkan Landasan Terbang Berisi Senjata dari AS dan Eropa
Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Invasi yang dilakukan oleh Rusia vs Ukraina telah memasuki hari ke-68 pada Senin (2/5/2022). Berikut deretan peristiwa yang terjadi dikutip dari The Guardian.

100 Warga Sipil Dievakuasi

Memasuki hari ke-68, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan beberapa pengungsi dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di Mariupol akan tiba di kota Zaporizhzhia yang telah dikuasai oleh Ukraina pada Senin (2/5/2022) pagi.

Pada Minggu (1/5), sekitar 100 warga sipil dievakuasi dari pabrik yang menjadi benteng terakhir bagi pasukan Ukraina di kota tersebut. Zelensky menuturkan semua kondisi yang diperlukan bakal dipenuhi untuk memungkinkan evakuasi berlanjut pada hari berikutnya.

Nancy Pelosi Kunjungi Ukraina

Ketua DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, menjadi pejabat tertinggi AS yang mengunjungi Ukraina semenjak perang. Dalam kunjungannya tersebut, Pelosi bertemu langsung dengan Presiden Ukraina, Zelensky.

Dalam konferensi pers, Pelosi meminta Ukraina tidak menyerah oleh Rusia. “Jangan mau dirundung oleh tukang bully. Jika mereka membuat ancaman, jangan mundur. Itu pandangan saya,” ujar Pelosi.

Menlu Rusia Bantah Tuntutan Penyerahan Zelensky

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membantah bahwa Rusia menuntut penyerahan Zelensky sebagai syarat untuk perdamaian. Selain itu, Lavrov membantah bahwa Rusia akan berusaha mengklaim kemenangan di Ukraina pada 9 Mei mendatang.

“Pertama-tama, laju operasi di Ukraina tergantung pada kebutuhan untuk meminimalkan risiko apa pun bagi penduduk sipil dan personel militer Rusia,” katanya kepada penyiar Italia Mediaset.

Serangan Baru Rusia

Serangan terbaru dari Rusia menyasar gudang gandum dan lingkungan perumahan. Presiden Ukraina Zelensky mengatakan serangan itu membuktikan sekali lagi bahwa perang melawan Ukraina merupakan pemusnahan bagi tentara Rusia.

“Apa yang bisa menjadi strategi Rusia? sukses dalam perang ini? Kehidupan orang-orang yang hancur dan properti yang dibakar atau dicuri tidak akan memberikan apa pun kepada Rusia.”

Kanselir Jerman Dukung Ukraina

Kanselir Jerman Olaf Scholz berjanji untuk terus mendukung Ukraina melalui kucuran uang, bantuan, dan senjata. Dia juga mengatakan pendekatan pasifis terhadap perang tersebut merupakan hal yang ketinggalan zaman.

Selain itu, pernyataannya pada rapat umum May Day di Dusseldorf, merupakan teguran implisit kepada intelektual, pengacara, dan kreatif yang mengutuk perang agresi Rusia dalam sebuah surat terbuka, tetapi mendesak Scholz untuk tidak mengirim senjata berat ke Ukraina.

Paus Fransiskus: Perang di Ukraina Regresi Mengerikan Umat Manusia

Paus Fransiskus dalam pidato di Lapangan Santo Petrus, Minggu (1/5) siang, menggambarkan bahwa perang yang terjadi di Ukraina sebagai ‘regresi mengerikan umat manusia’.

“Pikiran saya langsung tertuju ke kota Mariupol di Ukraina, kota Maria, yang dibombardir dan dihancurkan secara biadab,” tutur Paus Fransiskus tentang kota pelabuhan tenggara yang sebagian besar dikuasai Rusia. Kota ini dinamai dari nama Perawan Maria.

Warga Kharkiv Diimbau Tak Tinggalkan Lokasi Penampungan

Gubernur kota timur laut Kharkiv, Synyehubov, mendesak warga untuk tidak meninggalkan tempat penampungan karena penembakan yang intens pada Minggu (1/5).

“Sehubungan dengan penembakan yang intens, kami mendesak penduduk distrik utara dan timur Kharkiv, khususnya Saltivka, untuk tidak meninggalkan tempat penampungan pada siang hari tanpa urgensi,” ujar Synyehubov dalam unggahannya di Telegram.

Lapangan Terbang Dekat Odessa Diserang

Kementerian pertahanan Rusia telah mengonfirmasi serangan terhadap sebuah lapangan terbang dekat Odessa pada Sabtu (30/4). Dikatakan pasukan Rusia telah menghancurkan landasan pacu dan hanggar di lapangan terbang berisi senjata, yang dipasok oleh AS dan Uni Eropa.

Kebakaran di Situs Kementerian Pertahanan Rusia

Kebakaran terjadi pada Minggu (1/5) di sebuah situs milik Kementerian Pertahanan Rusia di Belgorod atau dekat perbatasan dengan Ukraina. Kejadian itu melukai satu orang.

"Di perbatasan tiga kotamadya - Borisov, Belgorod dan distrik perkotaan Yakovlev Sky - kebakaran terjadi di salah satu fasilitas kementerian pertahanan," kata Gubernur Wilayah Belgorod Rusia, Vyacheslav Gladkov di Telegram.

Uni Eropa Hapur Impor Minyak Rusia Akhir 2022

Uni Eropa (UE) dapat menghapus impor minyak Rusia pada akhir tahun ini. Hal ini dilakukan di bawah serangkaian sanksi terbaru terhadap Rusia yang kini sedang dibahas di Brussels.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, telah mengatakan bahwa selama berminggu-minggu UE sedang mengerjakan sanksi yang menargetkan minyak Rusia. Namun, pertanyaan kuncinya adalah bagaimana dan kapan komoditas itu bakal dihapus.

Operasi Trolling Online Rusia

Operasi trolling online Rusia semakin terdesentralisasi dan mendapatkan daya tarik di platform TikTok dengan disinformasi yang bertujuan menabur keraguan atas peristiwa di Ukraina.

Profesor di Universitas Clemson, Darren Linvill, yang telah mempelajari operasi troll Internet Research Agency (IRA) yang terhubung dengan Kremlin sejak 2017, mengatakan bahwa pihaknya berhasil membuat unggahan yang tampak lebih otentik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top