Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Soal Kuota Haji: Itu Kewenangan Pemerintah Arab

Wapres menyebut penentuan jumlah kuota haji setiap negara adalah kewenangan Pemerintah Arab. Tahun ini Indonesia dapat kuota sekitar 100.000 jemaah.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 April 2022  |  15:07 WIB
Wapres Soal Kuota Haji: Itu Kewenangan Pemerintah Arab
Ilustrasi Ibadah Haji 2021 - Instagram: Haramain Info
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan bahwa penentuan kuota haji Indonesia sepenuhnya wewenang pemerintah Arab Saudi.

"Kuota haji yang punya kewenangan untuk membagi adalah pemerintah Saudi. Dia tahu berapa jumlah yang boleh datang," katanya kepada awak media, Jumat (22/4/2022).

Lebih lanjut, Wapres juga mengatakan bahwa dalam keadaan normal, Indonesia diberikan kuota lebih dari 200.000 jemaah. Namun, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Indonesia hanya mendapatkan jatah kuota sekitar 100.000 jemaah pada tahun ini.

"Kita syukuri, kita terima. Orang sudah 2 tahun orang kita banyak yang belum berangkat [ibadah] haji, syukur kalau nanti dikasih lebih," imbuhnya.

Dengan jumlah tersebut, kata Wapres, Indonesia termasuk negara dengan kuota haji terbanyak jika dibandingkan dengan negara lainnya.

Meskipun demikian, pengurangan kuota haji ini serta penundaan keberangkatan haji selama 2 tahun otomatis membuat antrean jemaah ibadah haji semakin panjang.

Diberitakan sebelumnya,  Kementerian Agama menyebut Kerajaan Arab Saudi akan melakukan penyelenggaraan Ibadah Haji 2022 dengan total 1 juta jemaah.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menuturkan pemerintah sedang berupaya untuk mendapatkan tambahan kuota haji kepada Kerajaan Arab Saudi.

“Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap,” katanya melalui keterangan pers, Sabtu (9/4/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi Ibadah Haji kemenag menag wapres ma'ruf amin
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top