Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Sebut 11 Aplikasi Salat dan Azan Curi Data Pengguna

11 aplikasi azan dan salat diduga mencuri data penggunanya.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 20 April 2022  |  17:19 WIB
Ilustrasi - youtube
Ilustrasi - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menemukan 11 aplikasi azan dan salat yang mencuri data penggunanya.

Dilansir dari akun Instagram @siberpoldametrojaya, terlihat foto yang menampilkan informasi berisi aplikasi yang diduga mencuri data pengguna tersebut.

"Waspada aplikasi salat dan adzan pencuri data beredar di Play Store diunduh 10 juta pengguna," seperti dikutip dari akun @siberpoldametrojaya seperti dilihat pada Rabu (20/4/2022).

Adapun data yang dicuri yakni GPS, nomor telepon hingga kata sandi. Disebutkan juga alamat email pun dicuri melalui aplikasi tersebut.

"Aplikasi tersebut mencuri data melalui pengembangan perangkat lunak pihak ketiga yang membackup kemampuan untuk menangkap konten clipboard, data GPS, alamat email, nomor telepon bahkan alamat MAC router modem pengguna SSID jaringan," tulis akun tersebut.

Adapun, 11 daftar aplikasi yang terindikasi mencuri data pribadi:

1. Speed Camera Radar: Sudah diunduh 10 juta download.

2. Al Moazin Lite: 10 juta download.

3. WIFI Mouse: 10 juta download.

4. QR & Barcode Scanner: 5 juta download.

5. Qibla Compass - Ramadan 2022: 5 juta download.

6. Simpel Weather & Clock Widget: 1 juta download.

7. Handcent Nex SMS Text W/MMS: 1 juta download.

8. Smart Kit 360: 1 juta download.

9. Al Quran MP3 - 50 Recutirs & Translation Audio: 1 juta download.

10. Full Quran MP3 : 1 juta donwload.

11. Audiosandroid Audio Studio DAW: 1 juta download.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya data
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top