Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Ketua Umum PPP Dipanggil KPK soal Korupsi DAK 2017

Mantan Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy dipanggil KPK. Dia diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pengurusan DAK 2018.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  11:21 WIB
Mantan Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy. JIBi - Bisnis.com
Mantan Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy. JIBi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy dipanggil KPK. Dia diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) 2018

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jakarta Selatan atas nama saksi Muchammad Romahurmuziy selaku mantan Ketua Umum PPP,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (22/3/2022).

Sampai saat ini, KPK belum dapat menyampaikan apa saja yang disidik. Ini termasuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus DAK 2018 merupakan pengembangan perkara usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan tahun anggaran 2018 .

Dalam kasus tersebut, KPK telah menjerat mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Untuk Yaya, kasus sudah inkrah dan asetnya dilelang KPK senilai Rp1,6 miliar.

Sebelumnya, KPK memanggil mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan beberapa saksi lainnya terkait dugaan korupsi pengurusan DAK dan dana insentif daerah (DID). Lembaga antirasuah mendalami terkait pengurusan yang diperkirakan ada lobi-lobi.

“Para saksi memenuhi panggilan tim penyidik dan dikonfirmasi terkait dengan pengurusan usulan dana DAK dan DID Kota Balikpapan yang diduga ada kesepakatan tertentu dengan pihak yang terkait dengan perkara ini agar usulan hingga pencairan kedua dana dimaksud segera diproses,” jelasnya kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ppp dana alokasi khusus
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top