Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia Kuasai Langit Ukraina, Hancurkan 90 Persen Rudal Anti-Pesawat

Rusia telah menghancurkan 137 sistem rudal anti-pesawat S-300, Buk M-1 dan S-125 atau lebih dari 90 persen aset pertahanan udara milik Ukraina.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 10 Maret 2022  |  10:34 WIB
Rusia Kuasai Langit Ukraina, Hancurkan 90 Persen Rudal Anti-Pesawat
Ilustrasi rudal Rusia

Bisnis.com, JAKARTA – Angkatan Bersenjata Rusia mengklaim telah berhasil menghancurkan sasaran militer milik Ukraina.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, dikutip Kamis (10/3/2022) menyebut bahwa pada awal operasi khusus, angkatan bersenjata Ukraina memiliki hingga 250 pesawat tempur dan helikopter yang dapat digunakan.

Pasukan Rusia menghancurkan 89 pesawat tempur dan 57 helikopter di darat dan di udara. Bagian dari pesawat Ukraina terbang ke Rumania dan tidak berpartisipasi dalam pertempuran,” kata Igor.  

Igor juga mengklaim bahwa 90 persen dari lapangan udara militer Ukraina, di mana bagian utama dari penerbangan militer bermarkas, telah dilumpuhkan. Praktis, menurut Igor, tidak ada pilot Ukraina terlatih dari kelas pertama dan kedua yang tersisa. 

Selain kekuatan udara, Rusia telah menghancurkan 137 sistem rudal anti-pesawat S-300, Buk M-1 dan S-125. Ini lebih dari 90 persen dari sistem rudal anti-pesawat jarak jauh dan menengah yang beroperasi,” tukasnya.

Sementara itu, pada hari Rabu 9 Maret 2022, pesawat pengebom dan penyerang Angkatan Udara Rusia menghancurkan 49 fasilitas militer, termasuk 2 pos komando, 6 sistem rudal anti-pesawat, 4 depot amunisi dan bahan bakar, dan 37 area di mana senjata dan peralatan militer terkonsentrasi. 

Secara total, 2.786 fasilitas infrastruktur militer Ukraina hancur selama operasi tersebut,” kata

Adapun jumlah fasilitas militer yang hancur antara lain, 953 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 101 sistem peluncuran roket ganda, 351 senjata artileri dan mortir lapangan, 718 unit kendaraan militer khusus, serta 93 kendaraan udara tak berawak. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top