Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ukraina Belum Takluk di Hari ke-4 Invasi Rusia, Putin Gagal?

Invasi Rusia tidak berkembang secepat yang diharapkan Moskow. Sebaliknya ribuan tentara Rusia diklaim meregang nyawa akibat invasi Rusia.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 27 Februari 2022  |  15:56 WIB
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol - Reuters
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (26/2) memperingatkan bahwa lebih dari setengah kekuatan gabungan Presiden Rusia Vladimir Putin sekarang dilakukan di dalam Ukraina.

Pejabat tersebut, seperti dikutip dari CNN, mengatakan pertempuran sengit saat ini tengah berlangsung di kota utara Kharkiv, dekat dengan perbatasan Rusia, sementara perlawanan berkurang di selatan.

Di Vasilkiv, kota yang berjarak 35 kilometer dari selatan Kyiv, Wali Kota Vasilkiv Natalia Balasynovich pada Sabtu pagi (26/2) menyampaikan bahwa pertempuran sengit terjadi di tengah kota.

Dia mengatakan pihak Ukraina mengalami kerugian dengan banyak yang terluka. Namun invasi Rusia tidak berkembang secepat yang diharapkan Moskow, kata pejabat intelijen Barat.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan Rusia belum menguasai wilayah udara Ukraina.

Rusia juga menghadapi kesulitan logistik dan harus menghadapi perlawanan yang kuat dari Ukraina, sehingga memperlambat kecepatan kemajuan Rusia, kata kementerian Inggris dalam pembaruan intelijen hari Sabtu yang dibagikan di Twitter.

Namun, dia menekankan bahwa sebagian besar pasukan Rusia sekarang hanya berjarak 18,6 mil dari pusat Kiev, Dia memperingatkan bahwa korban kemungkinan lebih besar dari yang diantisipasi.

Presiden Ukraina

Meskipun menjadi target utama dalam invasi, Zelensky menolak tawaran evakuasi AS, kata Kedutaan Besar Ukraina di Inggris pada Sabtu (26/2/2022) di Twitter.

"Pertarungan ada di sini; saya butuh amunisi, bukan tumpangan," kata Zelensky kepada AS, menurut kedutaan.

Zelensky menggemakan tekad banyak orang Ukraina - beberapa di antaranya telah mengangkat senjata - dalam pesan video Sabtu sore.

“Kami telah bertahan dan berhasil menangkis serangan musuh. Pertempuran berlanjut di berbagai kota dan wilayah di negara kami. Setiap orang Ukraina harus mengingat satu hal: jika Anda dapat menghentikan dan menghancurkan penjajah, lakukanlah. Setiap orang yang dapat kembali ke Ukraina, kembalilah untuk membela Ukraina," ujar Zelensky.

3.000 Tewas

Pemerintah Ukraina mengklaim telah berhasil memukul mundur pasukan Rusia dari semua wilayah operasional.

Pasukan Rusia, demikian penjelasan pihak Ukraina, telah mengalami demoralisasi, kehabisan bahan bakar dan makanan. Selain itu, pasukan Rusia telah menderita kerugian yang signifikan.

Otoritas Kiev memperkirakan Rusia telah kehilangan 3.000 personel, 100 tank, hingga 14 pesawat.

“Penjajah [Rusia] meninggalkan peralatan secara massal dan melarikan diri!,” demikian dikutip dari laman tersebut, Minggu (27/2/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top