Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Turis Asing Ingin Berkunjung ke Bali, Ini Syaratnya

Pemerintah memberlakukan sejumlah persyaratan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang ingin berkunjung ke Bali. 
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 04 Februari 2022  |  18:06 WIB
Turis Asing Ingin Berkunjung ke Bali, Ini Syaratnya
Sejumlah perwakilan agen perjalanan pariwisata berswafoto dengan penari saat travel gathering bertajuk We Love Bali di kawasan Pantai Pandawa, Badung, Bali, Jumat (4/9 - 2020). \\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memberikan kemudahan kepada pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang ingin berkunjung ke Bali. 

Hingga saat ini, pemerintah hanya membuka dua pintu masuk bagi PPLN yakni melalui Kepulauan Riau dan Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap pembukaan kembali Bali menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia sehingga lapangan kerja semakin luas untuk rakyat.

Untuk menyambut wisatawan asing (wisman) seiring dengan pembukaan Bali, pemerintah memberlakukan sejumlah syarat antara lain:

  • Mempunyai e-Visa yang kuotanya tidak dibatasi.
  • Mengikuti paket warm up vacation selama 5 hari/4 malam di hotel bubble.
  • Menunjukkan hasil PCR 48 jam sebelum berangkat.
  • Mengikuti paket warm up vacation 7 hari untuk vaksin dosis pertama dan 5 hari untuk vaksin dosis lengkap.

“Test PCR saat kedatangan dan di hari ke-4 [5 hari warm up vacation] atau di hari ke- 6 [7 hari warm up vacation]. Dan, sebagai perlindungan, PPLN diwajibkan mempunyai asuransi wisata senilai US$25.000,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (4/2/2022).

Nia menjelaskan_warming up vacation ini berbeda dengan karantina. Salah satu perbedaannya adalah pelayanan hotel yang diberikan PPLN tidak dengan membatasi hanya boleh tinggal di kamar saja, tetapi lebih leluasa membolehkan PPLN beraktivitas di sekitar hotel.

“Kelima hotel ini  juga memiliki fasilitas publik berbeda antara tamu reguler, dengan tamu warm up vacation termasuk untuk fasilitas kolam renang, tempat gym, dining room, maupun fasilitas lainnya. Untuk mengoptimalkan pelayanan warm up vacation, pengelola hotel tidak membolehkan karyawannya pulang dan mereka tetap tinggal di dalam hotel,” ujar Nia.

Pada tahap awal ini, baru lima hotel yang siap melayani warm up vacation PPLN. Kelima hotel yang disiapkan untuk warm up vacation bagi PPLN di Bali tersebut adalah Grand Hyatt Nusa Dua (Nusa Dua), Westin Resort (Nusa Dua), Griya Santrian (Sanur), Viceroy (Ubud), dan Royal Tulip (Jimbaran).

“Karena lima hotel ini, saat ini yang sudah siap dari segi fasilita hingga protokol kesehatan yang disiplin,” ujar Nia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisman pariwisata bali karantina Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top