Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Mengganas, Ini Imbauan Jokowi ke Warga RI

Jokowi mengatakan tidak semua kasus Covid-19, khsusunya varian Omicron membutuhkan layanan kesehatan langsung.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  19:21 WIB
rnPresiden Joko Widodo memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli dan akan melakukan pembukaan secara bertahap mulai 26 Juli 2021. ANTARA FOTO - Biro Pers Sekretariat Presiden\r\n
rnPresiden Joko Widodo memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli dan akan melakukan pembukaan secara bertahap mulai 26 Juli 2021. ANTARA FOTO - Biro Pers Sekretariat Presiden\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan untuk melalukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Jokowi mengatakan tidak semua kasus Covid-19, khsusunya varian Omicron membutuhkan layanan kesehatan langsung karena gejalanya yang tidak membahayakan.

"Yang paling penting meminimalkan kontak. Ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas. Ketika hasil tes PCR saudara positif tanpa ada gejala, silakan lakukan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari. Bila ada gejala batuk, pilek, atau demam, silakan gunakan layanan telemedicine atau ke puskesmas atau ke dokter terdekat," kata Jokowi dalam keterangan pers dikutip dari YouTube Setpres, Jumat (28/1/2022).

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar beban fasilitas kesehatan dari puskesmas sampai rumah sakit bisa berkurang dan dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat, maupun pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif.

"Terakhir, Saya minta bapak/ibu, saudara sekalian tetap tenang, tidak panik, laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu," ujarnya.

Sementara itu, data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus positif Covid-19 pada Jumat (28/1) bertambah 9.905 orang sehingga totalnya menjadi 4.319.175 orang. Dari total tersebut, 4.558 kasus disumbang DKI Jakarta.

Adapun, kasus sembuh pada hari ini bertambah 2.028 sehingga totalnya menjadi 4.131.333. Untuk kasus meninggal pada hari ini bertambah 7 orang sehingga totalnya menjadi 144.268.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona Covid-19 omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top