Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Kasus Omicron di Sekolah, Fadli Zon Sarankan PTM Dihentikan

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan pemerintah untuk kembali menerapkan kegiatan pemberlajaran jarak jauh (PJJ) alias sekolah daring.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 Januari 2022  |  15:43 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menanggapi peristiwa penembakan Laskar FPI oleh polisi.  -  Tangkapan layar Youtube Fadli Zon Official
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menanggapi peristiwa penembakan Laskar FPI oleh polisi. - Tangkapan layar Youtube Fadli Zon Official

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaporkan puluhan sekolah dengan temuan kasus positif Covid-19 selama penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen secara terbatas.

Menanggapi hal tersebut, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan pemerintah untuk kembali menerapkan kegiatan pemberlajaran jarak jauh (PJJ) alias sekolah daring.

"Seharusnya di tengah naiknya kasus covid varian Omicron, sementara sekolah kembali online saja. Nanti kalau sdh landai kasusnya, dibuka lagi PTM. Sederhana." cuitnya melalui akun Twitter @fadlizon, Rabu (26/1/2022).

Sebaliknya, Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai penghentian sementara pembelajaran tatap muka (PTM) karena kasus Covid-19 bukanlah solusi yang tepat.

Menurutnya, sebaiknya PTM terus dilakukan dan cukup siswa atau guru yang positif yang melakukan isolasi mandiri.

"Pertama, lingkungan sekolah lebih aman. Kedua penularan di keluarga bukan sekolah,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (25/1/2022).

Dikatakan, saat ini vaksinasi anak usia 6-11 tahun masih berjalan dan mayoritas belum mendapat vaksin lengkap. Namun, hal itu tidak perlu dikhawatirkan.

Hal yang sama juga disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dia mengatakan pemerintah saat ini menilai belum ada perkembangan yang mengkhawatirkan dari penyebaran Covid-19, sehingga pelaksanaan PTM 100 persen akan tetap berjalan.

"Pembelajaran tatap muka tetap di laksanakan [100 persen]. Kalau ada hal-hal yang luar biasa, akan kami ambil kebijakan tersendiri. Kami tidak ada rencana untuk menghentikan sekolah tatap muka," katanya dalam keterangan pers.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 pembelajaran tatap muka omicron
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top