Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi! Gus Yahya Daftarkan Kepengurusan Baru PBNU ke Kemenkumham

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf resmi mendaftarkan Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027 ke Kemenkumham.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 Januari 2022  |  18:28 WIB
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf  - ANTARA/Wahyu Putro A
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mendatangi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jumat (21/1) untuk melaporkan hasil Muktamar NU ke-34 sekaligus mendaftarkan Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027.

“Kedatangan Gus Yahya ini suatu kehormatan luar biasa bagi saya dan bagi Kemenkumham,” kata Menteri Yasonna dikutip dari keterangan resmi, Jumat (21/1/2022).

Selain itu, Menteri Yasonna juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU periode 2022-2027.

“Saya sangat mengapresiasi karena pelaksanaan Muktamar kali ini berlangsung dengan mulus, sejuk, dan tanpa gejolak,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya, panggilan akrab Yahya Cholil Staquf, berharap Kemenkumham bisa segera menerbitkan surat penetapan kepengurusan PBNU yang rencananya diselenggarakan pada 31 Januari 2022.

Selain itu, Gus Yahya juga menceritakan bahwa susunan kepengurusan PBNU baru kali ini merangkul berbagai pihak di antaranya beberapa tokoh perempuan.

Adapun, kedatangan Gus Yahya kali ini didampingi pengurus inti PBNU di antaranya Sekjen Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Ketua Umum Nusron Wahid, Ketua Amin Said Husni, Wakil Sekjen Abdul Qodir dan Wakil Sekjen Sulaiman.

Di kantor Kemenkumham, rombongan pengurus PBNU diterima langsung Menteri Yasonna didampingi oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Cahyo R. Muzhar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkumham pbnu nahdlatul ulama Yahya Cholil Staquf
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top