Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OTT Surabaya, KPK Amankan Hakim dan Sita Uang Ratusan Juta

Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat dan sejumlah orang lainnya ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  20:07 WIB
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Surabaya, Jawa Timur mengamankan hakim hingga panitera dan uang ratusan juta.

“KPK mengamankan lima orang terdiri dari hakim, panitera pengganti, pengacara, dan swasta,” kata Ali kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Ali menjelaskan bahwa saat ini terperiksa masih dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Turut diamankan pula bukti uang ratusan juta dalam pecahan rupiah yang masih dihitung dan dikonfirmasi kepada para terperiksa,” jelasnya.

Ali mengatakan KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap tersebut. Ali berjanji dalam waktu 1×24 jam KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud.

"Perkembangannya akan disampaikan," ujar Ali.

Diberitakan sebelumnya, Hakim PN Surabaya yang kena OTT adalah Itong Isnaeni Hidayat. Dia tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp2,1 miliar.

Berdasarkan data LHKPN KPK, oknum hakim itu memiliki aset bergerak dan tidak bergerak antara lain aset tidak bergeraknya adalah bangunan dan tanah seluas 167 meter persegi di Kota Surakarta senilai Rp700 juta ditambah tanah seluas 330 meter persegi di Kota Boyolali senilai Rp330 juta.

Kemudian, aset lainnya adalah Mobil Toyota Innova tahun 2017 senilai Rp160 juta. Aset bergerak lain senilai Rp22,5 juta dan memiliki kas atau setara kas sebesar Rp962.042.499.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi suap surabaya OTT KPK
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top