Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seseorang Bisa Terpapar Omicron dan Delta Sekaligus? Ini Kata Pakar

Meskipun tidak umum, setidaknya ada beberapa kasus terdokumentasi dari pasien yang memiliki dua jenis Covid-19 sekaligus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  13:01 WIB
Ilustrasi Omicron. - Antara
Ilustrasi Omicron. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Saat ini varian Omicron mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia. Kasus varian Omicron pertama kali ditemukan menyerang salah satu petugas kebersihan di Wisma Atlet, Jakarta.

Kendati memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dibandingkan varian Delta, sebagian ahli berpendapat bahwa varian Omicron efeknya ke penderita lebih ringan dibandingkan varian-varian sebelumnya.

Menariknya, di tengah hadirnya berbagai varian virus corona saat ini, muncul pertanyaan mungkinkah seseorang terkena dua varian sekaligus semisal Omicron dan Delta?

Meskipun tidak umum, setidaknya ada beberapa kasus terdokumentasi dari pasien yang memiliki dua jenis Covid-19 sekaligus.

Sebuah makalah ilmiah yang dipresentasikan pada European Congress of Clinical Microbiology & Infectious Diseases pada musim panas ini menguraikan kisah seorang wanita berusia 90 tahun di Belgia yang terkena Covid-19 varian Alfa dan Beta.

Pasien ini, seperti dikutip dari Health, Kamis, dirawat di rumah sakit dan meninggal lima hari setelah diagnosis.

Sementara itu, sebuah makalah dalam jurnal Virus Research pada April 2021 mengidentifikasi dua pasien berusia 30-an di Brasil yang terinfeksi pada November 2020 dengan varian P.2 dan Gamma.

Kedua pasien mengalami gejala ringan, termasuk batuk kering, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Meskipun belum ada laporan tentang koinfeksi dengan varian Delta dan Omicron, dokter mengatakan kondisi itu bisa terjadi.

"Ini sangat mungkin dari sudut pandang molekuler," kata pakar penyakit menular di University at Buffalo, Thomas Russo, MD.

Hal senada diungkapkan pakar penyakit menular Johns Hopkins Johns Center for Health Security Amesh A. Adalja, MD. Dia juga mengatakan koinfeksi dengan dua jenis virus yang sama dapat terjadi.

"Secara biologis, ya, mungkin saja terinfeksi Omicron dan Delta sekaligus," demikian kata dia.

ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top