Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Covid 19: Kasus Baru 1.745, DKI Tembus 1.020 Orang!

Kasus baru tercatat naik 1.745 pada 19 Januari 2022 sehingga totalnya kini 4.275.528 kasus.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  19:30 WIB
Tenaga medis berkomunikasi menggunakan walkie-talkie saat merawat pasien positif Covid-19 di ruang isolasi Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020). - Antara\r\n\r\n
Tenaga medis berkomunikasi menggunakan walkie-talkie saat merawat pasien positif Covid-19 di ruang isolasi Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020). - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru tercatat naik 1.745 pada 19 Januari 2022 sehingga totalnya kini 4.275.528 kasus.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan tertinggi kasus Covid-19 pada hari ini dengan 1.020 kasus, disusul Jawa Barat 324, Banten 208, Jawa Timur 49, dan Jawa Tengah 29.

Hanya 11 provinsi tidak melaporkan penambahan kasus positif pada hari ini diantaranya Aceh, Riau, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat, serta Jambi.

Penambahan kasus terkonfirmasi pada hari ini merupakan hasil pemeriksaan 227.860 spesimen yang berasal dari 152.016 orang.

Rasio positif per 19 Januari 2022 mencapai 1,15 persen.

Sementara itu, kasus sembuh naik 504 sehingga totalnya 4.120.540 dan kasus meninggal bertambah 9 atau kumulatifnya menjadi 144.192 orang.

Kemudian, kasus aktif naik sebanyak 1.232 sehingga totalnya kini 10.796 dan 5.814 orang berstatus suspek.

Pada hari ini sebanyak 1.001.759 orang menerima vaksin dosis 1 sehingga kumulatifnya 178.261.136 orang.

Lalu dosis 2 disuntikkan kepada 945.503 orang atau totalnya menjadi 121.566.591 orang dan dosis 3 sebanyak 4.209 atau kumulatifnya 1.348.413 orang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top