Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sepekan Terakhir, Kasus Omicron di Eropa Naik 2 Kali Lipat

ECDC melaporkan seluruh negara di Eropa telah melaporkan kasus Omicron, dan sepekan terakhir peningkatannya dua kali lipat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 Januari 2022  |  12:20 WIB
Ilustrasi Omicron. - Antara
Ilustrasi Omicron. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) melaporkan bahwa seluruh negara di Uni Eropa atau Wilayah Ekonomi Eropa (UE/EEA) sudah melaporkan kasus Omicron, dan dalam sepekan terakhir peningkatannya dua kali lipat.

Pada akhir minggu pertama yang berakhir 9 Januari 2022, situasi epidemiologis keseluruhan di ditandai dengan kasus Omicron yang tinggi dan terus meningkat selain tingkat kematian yang tinggi, namun stabil.

Situasi epidemiologis yang sangat mengkhawatirkan atau sangat tinggi terpantau di 28 negara EU/EEA. Situasi ini sebagian besar didorong oleh meningkatnya penyebaran varian Omicron, menurut data tersebut sebagaimana dikutip situs ecdc.europa.eu, Sabtu (15/1/2021).

Tingkat notifikasi kasus Covid-19 selama 14 hari untuk EU/EEA pada minggu 1 tahun 2022 adalah 2.008 per 100 000 populasi. Sedangkan jumlah kasus meningkat selama tiga minggu terakhir dan tren peningkatan diamati di 28 negara.

Kasus tertinggi pada orang berusia 15 hingga 24 tahun (3834 per 100 000), diikuti oleh mereka yang berusia 25 hingga 49 tahun (2852 per 100 000), dan di bawah 15 tahun (1853 per 100 000).

Data ECDC menunjukkan semua kelompok umur mencatat peningkatan angka pemberitahuan kasus selama dua minggu sebelumnya.

Tingkat kematian Covid-19 selama 14 hari untuk UE/EEA selama minggu 1 tahun 2022 adalah 49,2 per juta penduduk (kisaran negara: 10,2 hingga 142,7). Angka kematian ini dilaporkan stabil selama tujuh minggu yang mana tren peningkatan angka kematian terlihat di sembilan negara.

Tingkat pasien yang masuk rumah sakit untuk EU/EEA pada minggu 1 tahun 2022 (data dilaporkan oleh 17 negara) adalah 15,4 per 100.000 penduduk (kisaran negara: 2,4 hingga 37,3) telah meningkat selama dua minggu. Tren peningkatan pasie masuk rumah sakit diamati di delapan negara.

ECDC melaporkan untuk enam negara, tingkat penerimaan rumah sakit adalah 50 persen atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan data selama puncak pandemi di masing-masing negara.

Tingkat penerimaan ICU untuk EU/EEA untuk minggu pertama tahun 2022 (data dilaporkan oleh 14 negara) adalah 1,9 per 100.000 penduduk (kisaran negara: 0,5 hingga 8,4) dan jumlah itu  stabil selama enam minggu.

 Tren peningkatan diamati di empat negara dan di lima negara, tingkat penerimaan ICU adalah 50 persen atau lebih tinggi, jika dibandingkan dengan data selama puncak pandemi di negara masing-masing.

Seluruh Eropa

Sementara itu, per 13 Januari 2022, varian Omicron telah diidentifikasi di semua negara UE/EEA. Dari 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, ada 21 negara EU/EEA dengan volume sequencing yang memadai yang melaporkan perkiraan prevalensi Omicron sebesar 46,4 persen (berkisar dari 1,1 persen hingga 98,5 persen) atau dua kali lebih tinggi dari minggu sebelumnya.

Negara-negara Omicron telah menjadi varian dominan (menyumbang lebih dari 50 persen) secarra berurutan termasuk Austria, Belgia, Siprus, Denmark, Finlandia, Prancis. Selain itu juga ada Yunani, Luksemburg dan sejumlah wilayah lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa omicron
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top