Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung: Kasus Dugaan Korupsi Taspen Mirip Jiwasaraya dan Asabri

Kejagung menyatakan kasus dugaan korupsi PT Taspen mirip dengan perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  11:09 WIB
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi - JIBI/Bisnis - Sholahuddin Al Ayyubi
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi - JIBI/Bisnis - Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memprediksi perkara dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada perusahaan asuransi PT Taspen serupa dengan kasus korupsi asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Supardi memprediksi kerugian negara yang muncul akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Taspen cukup besar, sayangnya Supardi tidak menyebut dugaan sementara nilai kerugian negara dari PT Taspen tersebut.

"Ya nantilah, akan kami umumkan secara resmi ya," kata Supardi kepada Bisnis, Rabu (5/1/2022).

Supardi juga mengungkapkan berdasarkan hasil penyelidikan tim penyidik terhadap kasus korupsi PT Taspen itu, kasus korupsi tersebut mirip dengan perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.

"Sejauh ini, kasus korupsi PT Taspen itu mirip-mirip dengan kasus Jiwasraya dan Asabri ya," katanya.

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman membeberkan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani Kejagung, ada aset milik tersangka yang tidak bisa disita, karena aset tersebut beririsan dengan aset milik PT Taspen. 

"Aset Asabri tidak bisa disita karena bersinggungan dengan tempat lain," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi asabri taspen kejagung Jiwasraya
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top