Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua MPR Desak Sri Mulyani Hapus Pajak Alkes

Pernyataan Ketua MPR ini dimaksudkan agar biaya kesehatan masyarakat terjangkau.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  18:54 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. - Antara
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua MPR Bambang Soesatyo mendesak Kementerian Keuangan agar menghapus atau setidaknya mengurangi pajak terhadap alat-alat kesehatan (alkes) masyarakat yang saat ini sangat tinggi. Pernyataan ini dimaksudkan agar biaya kesehatan masyarakat terjangkau.

“Sehingga masyarakat tidak lari berobat ke negara tetangga karena lebih murah,” ujar Bamsoet usai menerima Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Bali melalui keterangan pers, Rabu (29/12/2021).

Seiring makin banyaknya warga yang menyadari pentingnya memelihara kesehatan, pria yang disapa Bamsoet ini mendorong Indonesia harus membuat industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri. Jangan sampai pasar di bidang ini terus menerus dikuasai impor.

Mengutip data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, pemesanan alkes produksi dalam negeri jumlahnya hanya mencapai Rp2,9 triliun tahun ini.

Ini berbanding terbalik dengan pemesanan alkes impor. Jumlahnya empat kali lebih besar, yakni mencapai Rp12,5 triliun.

Padahal, tambah Bamsoet, Presiden Joko Widodo sudah menegaskan, dari sekitar 5.462 alkes impor, mulai tahun 2022 sudah harus tersubstitusi oleh produk lokal dengan target substitusi minimal 35 persen.

“Agar target tersebut terealisasi, butuh dukungan dari manajemen rumah sakit untuk mengedepankan penggunaan Alkes dalam negeri dibandingkan menggunakan Alkes impor,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak mpr alat kesehatan Bambang Soesatyo
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top