Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Harap Omicron Jadi Alfabet Terakhir dari Mutasi Virus Covid-19

Berharap agar Omicron menjadi varian terakhir dari virus Covid-19. Adapun, penamaan varian-varian tersebut berdasarkan alfabet Yunani.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  18:39 WIB
Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Senin (21/9 - 2020) / Youtube Setpres
Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Senin (21/9 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA -- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 RI Reisa Broto Asmoro meminta agar masyarakat makin waspada dengan perkembangan mutasi virus yang kian meresahkan.

Dia pun berharap agar Omicron menjadi varian terakhir dari virus Covid-19. Adapun, penamaan varian-varian tersebut berdasarkan alfabet Yunani.

"Nama-nama yang diberikan memang sesuai alfabet Yunani. Jadi, kita sebaiknya bertekad agar Omicron jadi alfabet terakhir dari abjad Yunani yang menjadi perhatian serius kita," ujarnya lewat Siaran Pers PPKM, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (1/12/2021).

Lebih lanjut, Reisa mengimbau agar seluruh pihak tidak mengendurkan protokol kesehatan (prokes), sebab pandemi Covid-19 disebutkan belum dapat disebutkan selesai.

"Mari kita berupaya keras agar tidak perlu lagi ada yang namanya varian Pi, Ro, Sigma, atau bahkan Omega yang membuat kita harus terus waspada tinggi," ujarnya.

Reisa mengatakan, selain varian Omicron, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi varian-varian lain yang wajib diperhatikan, di antaranya Alpha, Beta, Gamma, Delta.

Serta delapan varian yang terus diteliti atau termasuk variant of interest (VoI) sejak Mei 2021, seperti Lambda dan Mu.

Reisa menjelaskan bahwa cara mencegah terjadinya penularan varian Omicron sama dengan varian lainnya, yaitu dengan tetap mempraktikan 5M.

"Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas. Terutama di masa menjelang Natal dan Tahun Baru ini," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top