Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaksa Agung Perintahkan Kajati Sumsel Berantas Mafia Pelabuhan

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin memerintahkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan membuat tim khusus untuk menangani perkara tindak pidana mafia pelabuhan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 November 2021  |  15:38 WIB
Suasana di Pelabuhan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate.  - Pelindo 1
Suasana di Pelabuhan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate. - Pelindo 1

Bisnis.com, JAKARTA — Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin memerintahkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan membuat tim khusus untuk menangani perkara tindak pidana mafia pelabuhan.

Burhanuddin mengemukakan dari seluruh wilayah hukum pada Kejaksaan Tinggi di Indonesia, hanya Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan yang memiliki banyak pelabuhan dan rentan dikuasai segelintir oknum.

Dia berpandangan bahwa mafia pelabuhan dapat menghambat investasi, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan.

"Saya perintahkan agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan segera membentuk tim khusus untuk mencermati dan mengawasi pemasukan negara di sektor perpajakan, kepabeanan, cukai dan sumber daya alam," tutur Burhanuddin dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Burhanuddin menegaskan bahwa pihaknya akan menunjukkan kepada masyarakat bahwa tugas Jaksa bykan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga berperan akrif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Pastikan mafia pelabuhan tidak lagi berkutik dan tunjukkan kepada masyarakat," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan Kejaksaan Agung
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top