Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMI, FEO, dan Jakarta E-Prix 2022 Akan Gandeng KPK Awasi Pelaksanaan Formula-E

IMI akan meminta langsung kepada KPK untuk memberikan pendampingan sekaligus mengawasi dari awal hingga akhir penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 November 2021  |  09:42 WIB
Laga Formula E di jalanan kota Paris, Prancis pada Sabtu (27/4/2019). - Reuters
Laga Formula E di jalanan kota Paris, Prancis pada Sabtu (27/4/2019). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan bahwa IMI bersama Formula E Operations (FEO) sebagai penyelenggara Formula E di berbagai negara dunia serta PT Jakpro selaku penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) akan segera beraudiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

IMI akan meminta langsung kepada KPK untuk memberikan pendampingan sekaligus mengawasi dari awal hingga akhir penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022.

“Selain bisa membantu memulihkan perekonomian rakyat, juga bisa menjadi momentum yang tepat untuk mensosialisasikan penggunaan mobil listrik di tanah air. Sekaligus juga memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia telah menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai kejuaraan motorsport dunia,” katanya usai jamuan tiga organisasi melalui keterangan pers, Kamis (25/11/2021).

Pertemuan tersebut bersama Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations Alberto Longo dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto di Kantor IMI Black Stone, Jakarta, semalam.

Bambang menjelaskan bahwa IMI akan terlibat dalam berbagai persiapan teknis penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022. Antara lain bekerjasama dengan pengelola Sirkuit Internasional Sentul, untuk menyiapkan tenaga marshal terlatih yang memenuhi standar Fédération Internationale de l'Automobile/FIA (Federasi Olahraga Mobil Dunia).

“Sirkuit Internasional Sentul memiliki reputasi yang tidak perlu diragukan, salah satunya pernah mendapatkan The Best Organizer of the Grand Racing Event pada tahun 2008. Mereka juga memiliki segudang pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai balapan bergengsi internasional,” jelasnya.

Longo menjelaskan bahwa pemerintah DKI Jakarta tidak membayar commitment fee lebih besar dari yang negara lain bayarkan. Dirinya juga menekankan pentingnya transparansi sekaligus membangun kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum.

Sejauh ini, tambahnya, bisa dipastikan tidak terjadi kesalahan apapun selama proses persiapan hingga penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022 (Formula E).

Di sisi lain, dia menilai Formula E sejalan dengan nilai-nilai yang sedang diperjuangkan pemerintah Indonesia dalam mempercepat migrasi kendaraan berbahan bakar minyak ke bermotor listrik.

Oleh karena itu, Jakarta E-Prix 2022 sebagai salah satu event Formula E dunia, bukanlah sekadar ajang balapan, melainkan juga sebuah gerakan, e-Movement.

“Gerakan untuk mempercepat migrasi kendaraan listrik, gerakan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari polusi udara, sekaligus gerakan untuk mencintai alam,” terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mpr Formula E Championship
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top