Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Luhut dan Menkes ke AS, Lobi Produsen Obat Molnupiravir

Menko Marves Luhut Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berada di Amerika Serikat untuk bertemu Merck, produsen obat Molnupiravir.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 18 Oktober 2021  |  17:43 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara\r\n\r\n
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dikabarkan tengah bertandang ke Amerika Serikat untuk bertemu produsen obat Merck.

“Saat ini Saya bersama dengan Menteri Kesehatan sedang berada di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan Merck mengenai obat Molnupiravir,” kata Luhut dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (18/10/2021).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari usaha pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan terus menjajaki beberapa alternatif obat Covid-19.

Luhut menyampaikan, selain Molnupiravir dari Merck, saat ini terdapat obat Proxalutamide yang sedang dalam tahap uji klinis ketiga di Indonesia dan sedang berproses di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan AT-527 yang dikembangkan oleh Roche and Athea.

Luhut menyampaikan, ketiga obat tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi obat Covid-19.

Menko juga menegaskan bahwa pendekatan terhadap produsen-produsen obat tersebut juga mengarah kepada kerja sama investasi hingga produksi di Indonesia.

“Kita tidak ingin hanya sekadar menjadi pembeli, kita harapkan produsen obat tersebut melakukan kerja sama, melakukan investasi dan produksinya di Indonesia,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merck Luhut Pandjaitan Obat Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top