Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi: Kebijakan Belanja Pertahanan Harus Bergeser Jadi Investasi

Jokowi memerintahkan para stakeholder di bidang pertahanan agar terus melakukan adopsi teknologi mutakhir.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 05 Oktober 2021  |  10:13 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin upacara Peringatan HUT ke-76 TNI di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/10 - 2021) / Youtube Setpres.
Presiden Joko Widodo memimpin upacara Peringatan HUT ke-76 TNI di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/10 - 2021) / Youtube Setpres.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimta agar kebijakan belanja pertahanan digeser menjadi investasi pertahanan.

Kebijakan investasi pertahanan ini, kata Jokowi, harus diikuti dengan cara berpikir jangka panjang, dirancang sistematis, dan dijalankan secara konsisten.

"Saya tegaskan kembali kita harus bergeser dari kebijakan belanja pertahanan, menjadi kebijakan investasi pertahanan," kata Jokowi dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara di HUT ke-76 TNI, Selasa (5/10/2021).

Untuk itu, dia memerintahkan para stakeholder di bidang pertahanan agar terus melakukan adopsi teknologi mutakhir.

"Bergerak aktif dalam konsorsium industri pertahanan global, memegang teguh semangat kemandirian dan penguatan industri pertahanan dalam negeri, untuk mewujudkan kekuatan pertaganan Indonesia yang lebih mumpuni," kata Jokowi.

Kepala Negara juga meminta para prajurit TNI untuk selalu bersiap menghadapi berbagai ancaman. Menurutnya, ada berbagai ancaman yang harus selalu diwaspadai seperti pelanggaran kedaulatan, pencurian kekayaan alam di laut, radikalisme, terorisme, ancaman siber, hingga ancaman bencana alam.

"Kesigapan TNI ini saya minta untuk selalu diaktifkan dalam menghadapi spektrum ancaman yang lebih luas," ujarnya.

Dalam menghadapi spektrum ancaman semakin luas, Jokowi mendorong agar transformasi pertahanan terus dilanjutkan. Dia juga mendorong adanya modernisasi teknologi militer untuk menyesuaikan perkembangan zaman.

"Sehingga TNI bisa bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan dalam lingkungan strategi regional maupun global," ucap Jokowi.

Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT ke-76 TNI. Jokowi ditemani Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat menghadiri upacara tersebut.

Hadir dalam upacara tersebut, Menko Polhukam Mahfud Md, Menhan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Yudo Margono, hingga KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, Jokowi mengajak semua hadirin dalam upacara untuk mengheningkan cipta. Setelah mengheningkan cipta perwakilan prajurit pun membacakan Sapta Marga dihadapan Jokowi.

Dalam upacara yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden itu, terlihat juga sejumlah alutsista dipamerkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi tni alutsista anggaran pertahanan hut tni
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top