Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Aktif Indonesia di Bawah 100 Ribu, Menkominfo: Mari Jaga Tren Positif Ini

Menkominfo apresiasi semua pihak atas tren positif angka kasus Covid-19 di Indonesia yang mengalami penurunan selama PPKM berlangsung.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 15 September 2021  |  12:19 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan keterangan saat konferensi pers Komunikasi Publik Penanganan Virus Corona di Jakarta, Senin (3/2). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan keterangan saat konferensi pers Komunikasi Publik Penanganan Virus Corona di Jakarta, Senin (3/2). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, SOLO - Penyebaran Covid-19 di Indonesia terus mengalami perubahan yang baik.

Penanganan Covid-19 yang terus dilakukan secara maksimal pun membuahkan hasil yang signifikan.

Pemerintah pun mengapreasi berbagai elemen yang turut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19.

Seperti yang diketahui, penurunan jumlah kasus aktif COVID-19 harian yang hingga Senin (13/9/2021) berada di bawah angka 100.000 kasus.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan bahwa perkembangan ini adalah kabar baik yang harus disyukuri. 

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan menyegerakan vaksinasi.

“Berkat partisipasi semua pihak, kita berhasil menurunkan angka kasus aktif hingga berada di bawah 100.000 kasus. Indikator COVID-19 lainnya juga terus menunjukkan perbaikan, misalnya positivity rate nasional yang sudah meraih batas aman WHO. Mari kita jaga tren positif ini agar perjuangan tidak sia-sia. Caranya, meneruskan budaya memakai masker dan segera melengkapi vaksinasi bagi yang belum melaksanakan,” ungkap Menteri Kominfo, dikutip Bisnis dari covid19.go.id.

Johnny mengatakan, jumlah kasus yang turun menjadi dasar penyesuaian penerapan PPKM berlevel di seluruh Indonesia.

PPKM yang terus diberlakukan pemerintah pun terus menunjukkan perbaikan di lapangan. 

Untuk Jawa Bali, hasil asesmen PPKM pada tingkat aglomerasi dan kab/kota memperlihatkan perbaikan. 

Aglomerasi Bali misalnya, dapat diturunkan menjadi level 3, sedangkan Jabodetabek dan Surabaya turun menjadi level 2. 

Selain itu, terdapat tambahan 24 kab/kota yang turun menjadi level 2 dan 6 kab/kota turun menjadi level 1.

Demikian pula untuk daerah di luar Jawa-Bali yang mengalami penurunan signifikan. 

Per 11 September 2021, tercatat hanya 6 kab/kota berada di level 4, sedangkan sebelumnya 23 kab/kota. Sementara itu, PPKM Level 3 diterapkan di 330 kab/kota (sebelumnya 314 kab/kota) dan level 2 diterapkan di 50 kab/kota (sebelumnya 49 kab/kota).

Johnny menekankan, semua pihak wajib menjaga momentum penurunan semua indikator COVID-19.

Di masa transisi ini, menurutnya, semua pihak perlu mewaspadai munculnya varian baru dan menyegerakan vaksinasi COVID-19.

Pemerintah juga memasukkan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi penurunan level PPKM Jawa Bali sebagai salah satu proses transisi tersebut.

“Jadi, ayo segera vaksin, tidak perlu pilih-pilih karena semua vaksin aman dan berkhasiat. Tetap disiplin memakai masker, walaupun level PPKM diturunkan. Mengenakan masker adalah kebiasaan baru yang harus kita lakukan untuk dapat hidup sehat berdampingan dengan COVID-19,” tutur Menkominfo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkominfo Covid-19 positivity rate Covid-19 PPKM Johnny Plate
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top