Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masuk Supermarket Wajib Gunakan PeduliLindungi, Begini Caranya!

Berikut cara menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk supermarket dan hypermarket selama PPKM.
Dinda Aulia Ramadhanty
Dinda Aulia Ramadhanty - Bisnis.com 14 September 2021  |  15:51 WIB
Warga berbelanja kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman
Warga berbelanja kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kini juga mewajibkan supermarket dan hypermarket untuk menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi selama periode PPKM. Aturan tersebut mulai berlaku hari ini, Selasa (14/9/2021).

Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 42/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, yang berbunyi:

"Untuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi mulai tanggal 14 September 2021," tulis Inmendagri No 42/2021 seperti dikutip, Selasa (14/9/2021).

Hal tersebut menandakan bahwa pengunjung supermarket dan hypermarket perlu melakukan screening dan check-in sebelum memasuki area perbelanjaan. Namun, penerapan aturan ini tidak berlaku bagi pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang juga menjual kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan pembatasan jam operasional disamaratakan yaitu hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen di wilayah daerah PPKM Level 4 dan 3 serta 75 persen untuk daerah PPKM Level 2.

Berikut cara memindai kode QR (QR Code) di aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk supermarket dan hypermarket: 

1. Pastikan aplikasi PeduliLindungi telah terunduh pada gadget

2. Akan disediakan kode QR didepan pintu masuk yang perlu dipindai melalui aplikasi PeduliLindungi

3. Setelah selesai memindai, akan ada warna yang keluar dari aplikasi (hijau/kuning/merah/hitam)

4. Dari warna yang keluar tersebut, petugas akan menentukan apakah penumpang dapat masuk/tidak

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi telah menjadi aplikasi pelacak Covid-19 digital resmi di Indonesia, yang telah digunakan sebagai sarana proses pengecekan di tempat publik karena terhubung dengan aplikasi New All Record (NAR) atau merupakan mahadata milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menurut apa yang disampaikan Direktur Digital Business at Telkom Indonesia, Muhammad Fajrin Rasyid bahwa hadirnya penerapan PeduliLindungi di tempat publik dapat membantu mengetahui masyarakat yang masuk ke tempat tersebut sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

"Berdasarkan integrasi dengan mahadata dari aplikasi NAR, PeduliLindungi dapat mengetahui masyarakat yang masuk ke tempet yang dimaksudkan sesuai dengan kriteria yang diterapkan oleh Kemenkes, yaitu hijau, kuning, merah, dan hitam," jelasnya mengutip pada bisnis.com (14/9/2021).

Sebagai informasi, status kesehatan pada Aplikasi PeduliLindungi telah melakukan penambahan warna yaitu hitam, yang berarti pengguna aplikasi terkonfirmasi positif Covid-19 atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

supermarket PPKM Darurat Pedulilindungi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top