Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Diretas, Akun Twitter Politikus Demokrat Rachland Nashidik Kembali

Peretas Menghapus Semua Gambar Sindiran Terhadap Jokowi, Rachlan: Untung Saya Masih Simpan!
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 11 Agustus 2021  |  16:03 WIB
Sempat Diretas, Akun Twitter Politikus Demokrat Rachland Nashidik Kembali
Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik. - Twitter @RachlanNashidik

Bisnis.com, JAKARTA — Politikus Demokrat Rachland Nashidik menyatakan akun Twitternya telah kembali pada hari ini, Rabu (11/8) setelah sebelumnya sempat diretas pada 8 Agustus 2021.

"Tanggal 8 Agustus malam diretas dan diambil alih pihak yang belum diketahui, pagi ini, 11 Agustus, akun Twitter saya berhasil direbut kembali," cuit Rachland melalui akun @rachlannashidik, Rabu (11/8/2021).

Namun, beberapa cuitan yang diduga menjadi pemicu peretasan yaitu gambar sindiran terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata sudah dihapus oleh si peretas.

“Selamat pagi, Netizen yang budiman. Twit lama saya ternyata dihapus semua oleh pembajak. Untung gambar-gambar ini masih ada. Inilah gambar-gambar yang merekam sekelumit peristiwa-peristiwa politik di masa kekuasaan Jokowi,” cuitnya pada Rabu (11/8/2021).

Adapun, dalam cuitannya tersebut, Rachland kembali mengunggah gambar-gambar yang sebelumnya dihapus peretas yaitu gambar karikatur wajah Presiden Jokowi dengan latar lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pada wajah sang Presiden disematkan beberapa potongan tulisan seperti ‘utang luar negeri 6000T’, ‘ratusan ribu ha hutan rusak, ‘impor bahan pangan’, ‘omnibus law’, hingga ‘nawacita’.

Gambar lainnya menunjukkan sindiran kepada Pemerintah yang dinilai antikritik. Bahkan, disebutkan lebih dari 50 demonstran dibunuh dalam aksi unjuk rasa terhadap pemerintah selama 2019.

Sementara itu, gambar terakhir menyindir pemerintah yang kerap berutang dalam penanganan pandemi Covid-19, termasuk adanya tindak pidana korupsi yang terjadi selama pandemi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat twitter hacker peretas
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top