Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

10 Hari Setelah Dioperasi, Paus Fransiskus Tinggalkan Rumah Sakit

Sebelum kembali ke Vatikan, Paus pergi ke Basilika Santa Maria Mayor untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan operasinya dan berdoa.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 14 Juli 2021  |  21:24 WIB
10 Hari Setelah Dioperasi, Paus Fransiskus Tinggalkan Rumah Sakit
Paus Fransiskus - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Paus Fransiskus akhirnya pulang dari Rumah Sakit Universitas Gemelli di Roma, Rabu (14/7/2021) waktu setempat, atau sepuluh hari setelah menjalani operasi untuk divertikulitis usus besar.

Dilansir CNN.com, Juru bicara Vatikan Matteo Bruni mengatakan sebelum kembali ke Vatikan, Paus pergi ke Basilika Santa Maria Mayor untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan operasinya dan memanjatkan doa untuk semua orang sakit, terutama mereka yang ditemuinya selama tinggal di rumah sakit.

Pada hari Minggu, pria berusia 84 tahun itu melakukan doa Angelus mingguannya dari rumah sakit. Itu pertama kalinya Paus bernama asli Jose Mario Bergoglio itu muncul di depan umum sejak operasinya pada minggu lalu.

“Saya senang dapat memenuhi janji doa Angelus pada hari Minggu, bahkan di sini dari Poliklinik Gemelli,” kata Paus saat itu, berbicara dari balkon rumah sakit.

"Pada hari-hari dirawat di rumah sakit ini saya mengalami sekali lagi betapa pentingnya perawatan kesehatan yang baik, dapat diakses oleh semua, seperti di Italia dan di negara lain. Sistem perawatan kesehatan yang gratis, yang menjamin layanan yang baik dapat diakses oleh semua orang," kata pemimpin umat Katolik sedunia itu.

Seperti diketahui, Paus Fransiskus menjalani bedah terjadwal untuk divertikulitis stenotik simtomatik. Hal itu diungkapkan kantor komunikasi Takhta Suci saat itu.

Divertikulitis adalah peradangan yang disebabkan ketika ada pengembangan kantung kecil di dinding usus besar. Biasanya tanpa gejala, tetapi hal itu dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan, terkadang, pendarahan.

Ini menjadi kondisi umum yang mempengaruhi lebih dari setengah orang dewasa di Amerika Serikat, menurut Institut Kesehatan Nasional AS, dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vatikan paus fransiskus
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top