Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arab Saudi Hancurkan Enam Drone dan Empat Rudal Balistik Milisi Houthi

Pihak koalisi Arab menyatakan bahwa pesawat tak berawak dan rudal tersebut menargetkan kota Khamis Mushait.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 Juni 2021  |  18:44 WIB
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masirah, Minggu (5/11/2017), memperlihatkan apa yang dikatakan sebagai peluncuran rudal balistik oleh pasukan Houthi yang ditujukan ke Bandara King Khaled di Riyadh. - Houthi Military Media Unit via REUTERS TV
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masirah, Minggu (5/11/2017), memperlihatkan apa yang dikatakan sebagai peluncuran rudal balistik oleh pasukan Houthi yang ditujukan ke Bandara King Khaled di Riyadh. - Houthi Military Media Unit via REUTERS TV

Bisnis.com, JAKARTA—Angkatan Udara Arab Saudi berhasil menghancurkan enam drone bermuatan bahan peledak dan mencegat empat rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi Yaman menuju wilayah selatan Saudi dalam waktu 48 jam.

Pihak koalisi Arab menyatakan bahwa pesawat tak berawak dan rudal tersebut menargetkan kota Khamis Mushait seperti dikutip ArabNews.com, Senin (28/6/2021). Akan tetapi pertahanan udara mampu menggagalkan semua upaya permusuhan terhadap Arab Saudi.

Pada Sabtu, alat pertahanan udara Arab Saudi menghancurkan tiga drone jebakan yang diluncurkan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran menuju Khamis Mushait.

Koalisi menyatakan bahwa milisi Houthi dengan sengaja menargetkan warga sipil dan objek sipil. Karena itu mereka mengambil langkah-langkah operasional untuk melindungi warga sipil dan menghadapi ancaman apa pun.

Uni Emirat Arab (UAE)mengecam keras serangan itu dengan mengatakan serangan tersebut mencerminkan pembangkangan terang-terangan Houthi terhadap komunitas internasional. Kelompom perlawanan itu juga disebut  melakukan pengabaiannya terhadap semua hukum dan norma internasional.

Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UAE mendesak masyarakat internasional untuk mengambil “sikap tegas dan cepat untuk menghentikan tindakan berulang yang menargetkan fasilitas vital dan sipil, keamanan Kerajaan Arab Saudi, pasokan energi serta stabilitas ekonomi global.

Disebutkan  bahwa sejumlah serangan belakangan ini merupakan eskalasi berbahaya dan bukti baru dari upaya milisi tersebut untuk merusak keamanan dan stabilitas di kawasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran arab saudi yaman
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top