Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhir Pekan Ini, Korsel Umumkan Aturan Protokol Kesehatan Baru

Seorang pejabat pemerintah yang tak disebutkan identitasnya menyatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan pengumuman itu setelah menetapkan dan membahas isi protokol kesehatan yang baru tersebut.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 15 Juni 2021  |  20:49 WIB
Seorang wanita menjalani tes Covid-19 di sebuah klinik darurat di Seoul, Korea Selatan (26/8/2020)./Antara - Reuters/Kim Hong/Ji
Seorang wanita menjalani tes Covid-19 di sebuah klinik darurat di Seoul, Korea Selatan (26/8/2020)./Antara - Reuters/Kim Hong/Ji

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Korea Selatan pada Minggu (20/6/2021) mendatang dikabarkan akan mengumumkan protokol kesehatan baru yang akan diterapkan mulai awal bulan Juli.

Melansir KBS World pada Selasa (15/6/2021), seorang pejabat pemerintah yang tak disebutkan identitasnya menyatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan pengumuman itu setelah menetapkan dan membahas isi protokol kesehatan yang baru tersebut.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan para pengusaha kecil dan wiraswasta, dan pihak-pihak terkait tengah berupaya menyamakan pandangan melalui beberapa pertemuan.

Level aturan jaga jarak sosial saat ini akan berakhir pada tanggal 4 Juli. Pemerintah sebelumnya mengatakan bahwa protokol kesehatan yang baru dapat diterapkan mulai tanggal 5 Juli mendatang, apabila target untuk pemberian vaksin dosis pertama bagi 13 juta orang telah selesai, dan jumlah kasus positif Covid-19 per hari berada di bawah seribu orang.

Sementara itu, isi revisi protokol kesehatan yang baru akan mencakup pengaturan kembali sistem aturan jaga jarak sosial dari sebelumnya lima level ke empat level, serta pelonggaran larangan pengoperasian fasilitas umum, serta pelonggaran regulasi yang ketat berdasarkan rasa tanggung jawab masyarakat dan menguatkan pencegahan Covid-19 secara indivdu.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency/KDCA) mengatakan pada Selasa (15/6/2021) bahwa kasus penularan baru di Korea Selatan mencapai total 148.647 kasus.

Diantara kasus-kasus baru tersebut, 347 kasus merupakan penularan lokal dan 27 kasus dari luar negeri.

Jumlah kasus harian tersebut tetap berada di angka 300-an selama 2 hari berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tanggal 15 dan 16 Maret.

Sebesar 74 persen dari kasus penularan lokal tercatat di wilayah area metropolitan Seoul, termasuk 128 kasus di Seoul dan 118 kasus di Provinsi Gyeonggi. Wilayah lain di Korea Selatan juga mencatatkan 90 kasus tambahan.

Sementara itu, tercatat penambahan 4 kasus kematian, membuat jumlah total kasus kematian mencapai 1.992 kasus, dan tingkat fatalitas kasus 1,34 persen.

Jumlah pasien kritis bertambah 5 orang menjadi 158 orang.

Hingga Selasa (15/6/2021) dini hari, jumlah penerima vaksin dosis pertama tercatat sebanyak 12,56 juta orang, atau 24,5 persen dari populasi Korea Selatan. Adapun sebanyak 3,26 juta orang telah menerima vaksinasi vaksin Covid-19 dosis kedua.

Dan angka tersebut terus bertambah, dilaporkan bahwa jumlah penerima vaksin Covid-19 dosis pertama di Korea Selatan telah melebihi 13 juta orang pada hari Selasa (15/6/2021) pukul 14.30 waktu setempat, hari ke-110 sejak vaksinasi Covid-19 pertama dilaksanakan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korsel
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top