Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BKN Ungkap 97.000 Data ASN Misterius, Ini Respons Menteri Tjahjo

Kepala BKN Haria Wibisana mengungkapkan penemuan hampir 100.000 data pegawai negeri sipil misterius pada 2014.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  14:32 WIB
Menpan RB Tjahjo Kumolo mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). Rapat kerja tersebut membahas penyesuaian RKA K/L Kemenpan RB tahun anggaran 2021 sesuai hasil pembahasan Bandan Anggaran DPR. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Menpan RB Tjahjo Kumolo mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). Rapat kerja tersebut membahas penyesuaian RKA K/L Kemenpan RB tahun anggaran 2021 sesuai hasil pembahasan Bandan Anggaran DPR. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana menceritakan tentang penemuan hampir 100.000 data pegawai negeri sipil misterius pada 2014.

Temuan itu diketahui saat BKN melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik tujuh tahun lalu. Pemutakhiran itu dilakukan oleh para aparatur sipil negara itu sendiri.

“Hasilnya ternyata hampir 100.000 tepatnya 97.000 data misterius. Dibayar gajinya, membayar iuran pensiun tetapi tidak ada orangnya,” kata Haria dikutip dari laman Youtube BKN, Selasa (25/5/2021).

Dia mengatakan pemutakhiran data terbaru akan membuat data para ASN menjadi lebih akurat. Apalagi saat ini pemutakhiran maupun pendataan ASN dapat dilakukan tiap waktu.

BKN meminta seluruh ASN dan Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Non-ASN untuk melakukan pemutakhiran data dan riwayat pribadi secara mandiri mulai Juli – Oktober 2021.

Setiap ASN dan PPT Non-ASN cukup melakukan pemutakhiran data dan riwayat pribadinya melalui akses daring ke dalam Aplikasi MySAPK berbasis gawai dan laman yang ditetapkan sebagai otentifikasi data ASN dan PPT Non-ASN.

“Anda bisa melihat data anda. Anda bisa memperbaikinya setiap waktu terjadi perubahan data. Jadi tidak perlu menunggu,” tuturnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Tjahjo Kumolo pun buka suara mengenai persoalan tersebut.

Dia menegaskan bahwa kejadian itu sudah lama terjadi. Tjahjo memastikan bahwa saat ini masalah tersebut sudah diselesaikan.

“Itu berita lama tahun 2015 yang muncul kembali ketika diadakan Pendataan Ulang PNS [PUPNS]. Sudah selesai semua pendataannya ditahun 2016,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns bkn kemenpan rb ASN
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top