Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengamat: Peluang Zulkiflimansyah Maju Capres 2024 Terbuka

Gubernur NTB Zulkiflimansyah disebut menjadi tokoh di luar Jakarta yang cukup potensial maju dalam bursa calon presiden (Capres) 2024.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Mei 2021  |  16:36 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah. - Antara\r\n\r\n
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah. - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA—Meski pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih tiga tahun lagi, namun sejumlah nama terus bermunculan baik dari kalangan tokoh partai maupun yang bukan berbasis partai politik.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan bahwa salah satu fenomena menarik dalam suksesi kepemimpinan nasional adalah munculnya atau dimunculkannya capres alternatif pada Pilpres 2024.

Menurut Pangi, capres alternatif di luar nama-nama mainstream yang beredar di kalangan publik dan survei, seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Ganjar Pranowo cukup menarik untuk  menambah pilihan masyarakat.

"Capres alternatif sebenarnya bisa membuat kompetisi pilpres lebih menarik karena calon tidak didominasi oleh tokoh tokoh dari Pulau Jawa dan para ketua umum partai," kata Pangi ketika dihubungi Bisnis, Minggu (23/5/2021). 

Dia menambahkan bahwa semakin banyak calon presiden maka semakin baik untuk demokrasi. Ketika ditanya peluang kepala daerah di luar Pulau Jawa untuk maju  menjadi  capes, Pangi mengatakan cukup  menarik bila muncul kepala daerah seperti dari wilayah timur Indonesia. 

Dia mencontohkan nama Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkiflimansyah cukup menarik meski belum memiliki data soal elektabilitas kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. Bahkan bisa juga ditampilkan tokoh dari Papua untuk capres, ujarnya.

"Jangan sampai Pilpres 2024 mendatang hanya dua calon, supaya tidak lagi ada gesekan atau keterbelahan publik seperti pilpres yang lalu,” ujar Pangi.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa  pada dasarnya ada tiga klaster penghasil capres. Klaster pertama adalah para ketua umum atau tokoh partai. Klaster kedua para menteri kabinet dan klaster ketiga unsur kepala daerah berprestasi.

“Gubernur NTB, Zulkiflimansyah masuk kepada klaster kepala daerah dari wilayah Indonesia Timur,” ujarnya. 

Apalagi dari hasil riset Voxpol saat ini masyarakat menginginkan capres lebih dari dua calon.

Menurut catatan, selain  cukup populer dari Indonesia Timur, Zulkiflimansyah juga dikenal oleh Masyarakat Banten karena pernah  maju di pemilihan gubernur selain pernah jadi Anggota DPR.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai politik pilpres ganjar pranowo prabowo subianto
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top