Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KK Viral, Anak Ditulis Pembantu, Ini Jawaban Dirjen Dukcapil

Pada KK baru sudah tidak ada lagi keterangan pembantu. KK baru itu sesuai Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  20:36 WIB
Ilustrasi/ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Ilustrasi/ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Ditjen Dukcapil Kemendagri angkat bicara terkait beredarnya konten Tiktok yang menampilkan status hubungan dalam keluarga (SHDK) Kartu Keluarga (KK) sebagai pembantu.

Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mengatakan status SHDK dalam keluarga adalah kepala keluarga dengan anggota keluarga. KK yang viral di Tiktok, katanya, merupakan KK versi lama.

"KK yang viral di TikTok tersebut masih versi yang lama dan mengacu pada Permendagri Nomor 19 Tahun 2010. KK versi lama tak lain masih dengan tanda tangan dan cap basah pejabat kelurahan setempat," ujarnya dalam keterangan resmi,Rabu (5/5/2021).

Sebelumnya, ramai beredar konten Tiktok yang menampilkan KK di mana salah satu anak mengaku status yang ditulis sebagai pembantu. Padahal, pembuat konten mengaku dirinya sebagai anak kandung dari keluarga dalam KK tersebut.

Zudan merasa masyarakat perlu penjelasan agar memahami secara utuh. Menurutnya, pada KK baru sudah tidak ada lagi keterangan pembantu. KK baru itu sesuai Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan.

Adapun SHDK dalam KK baru ialah Kepala Keluarga, Suami, Istri, Anak, Menantu, Cucu, Orangtua, Mertua, Famili, Lainnya.

"Nah, dalam Permendagri No. 109/2019, SHDK Pembantu dihilangkan dan masuk kategori lainnya. Sebab Pembantu merupakan profesi, sama seperti buruh dan profesi lainnya. Itu sebabnya Permendagri lama sudah dicabut diganti dengan Permendagri 109 tahun 2019," kata Zudan.

Untuk mengganti status yang ditulis sebagai pembantu dalam SHDK KK tersebut, Sudan mengatakan caranya sangat mudah. Pemohon hanya perlu mendatangi unit pelayanan administrasi kependudukan terdekat dengan membawa KK lama dan dokumen akta kelahiran.

“Bila melalui layanan online, persyaratan dapat diunggah di nomor Whatsapp, aplikasi di playstore atau website yang tersedia," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu keluarga sejahtera ditjen dukcapil Tagar viral
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top