Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS : Korut Mungkin Bikin Provokasi untuk Ubah Kondisi Keamanan

Penilaian otoritas intelijen Amerika Serikat (AS) terkait dengan strategi keamanan terhadap Korea Utara akan diumumkan satu per satu pada tahap akhir peninjauan pemerintahan Biden atas kebijakannya terhadap Korea Utara.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 01 Mei 2021  |  09:30 WIB
Direktur Badan Intelijen Nasional AS Avril Haines.  - dni.gov
Direktur Badan Intelijen Nasional AS Avril Haines. - dni.gov

Bisnis.com, JAKARTA - Penilaian otoritas intelijen Amerika Serikat (AS) terkait dengan strategi keamanan terhadap Korea Utara akan diumumkan satu per satu pada tahap akhir peninjauan pemerintahan Biden atas kebijakannya terhadap Korea Utara.

Mengutip KBS World pada Sabtu (1/5/2021), Direktur Badan Intelijen Nasional AS Avril Haines saat menghadiri sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS mengatakan Korea Utara kemungkinan melakukan kegiatan yang agresif dan tidak stabil untuk mengubah kondisi lingkungan keamanan.

Haines meneruskan bahwa Korea Utara ingin memperburuk hubungan AS dan negara-negara aliansinya dengan melakukan uji coba nuklir dan rudal jarak jauh.

Sementara itu, Badan Intelijen Pertahanan AS memprediksi Korea Utara dapat menggunakan nuklir dan rudal sebagai cara untuk memperkuat posisi diplomatiknya.

Ditambahkannya, waktu dan cara provokasi Korea Utara dapat berubah-ubah berdasarkan perhitungan langkah diplomatik Kim Jong-un.

Sebelumnya pada 9 April 2021, otoritas intelijen AS melalui laporan tahunannya untuk Senat AS menganalisis bahwa Kim Jong-un mungkin tidak mempertimbangkan perubahan kebijakan, mengingat tekanan yang ada terhadap negaranya saat ini.

Dengan adanya hasil analisis terkait dengan strategi Korea Utara tersebut, tampak bahwa pengetahuan mengenai niat Kim Jong-un menjadi unsur penting dalam pembuatan kebijakan pemerintahan Biden terhadap Korea Utara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara Joe Biden
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top