Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ribuan Pendukung Navalny Demo di Moskow, Lebih dari 400 Orang Ditangkap

Kesehatan Navalny memburuk setelah melakukan mogok makan yang dimulai sejak 31 Maret lalu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 April 2021  |  10:48 WIB
Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny. - Istimewa
Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan pendukung pemimpin oposisi Rusia yang dipenjara, Alexei Navalny, memadati pusat Kota Moskow kemarin dalam demonstrasi nasional yang menyerukan pembebasannya saat para ahli PBB memperingatkan bahwa kehidupan tokoh oposisi itu berada dalam "bahaya serius".

Lebih dari 400 orang ditangkap di seluruh negeri sehubungan dengan aksi protes tersebut, menurut sebuah kelompok hak asasi manusia.

Puluhan orang ditahan bahkan sebelum protes dimulai, termasuk dua rekan Navalny di Moskow.

Pendukung lawan paling vokal dari Presiden Vladimir Putin itu khawatir dia akan segera meninggal dan menuntut agar diberi perawatan medis yang tepat.

Para pejabat mengatakan, bahwa Navalny telah diperlakukan seperti narapidana lainnya. Mereka memperingatkan, bahwa demonstrasi pada Rabu (21/4/2021) itu ilegal.

Kesehatan Navalny memburuk setelah melakukan mogok makan yang dimulai sejak 31 Maret lalu.

"Kondisi Navalny memang kritis, jadi kami meningkatkan kegiatan menjadi protes massa," kata Vladimir Ashurkov, sekutu dekat Navalny dan direktur eksekutif dari Foundation for Fighting Corruption seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (22/4/2021).

Dia menambahkan, bahwa kesehatan pria itu kian memburuk, sehingga perlu perawatan intensif berdasarkan hasil pemeriksaan oleh dokter.

Pakar hak asasi manusia PBB kemarin meminta Rusia untuk mengizinkan kritikus Kremlin itu dievakuasi secara medis ke luar negeri. Pihak PBB khawatir hidupnya dalam "bahaya serius".


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia demonstrasi
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top