Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19 Kian Mengkhawatirkan

Satu dari empat orang di negara berpenghasilan tinggi sekarang telah divaksinasi Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 April 2021  |  06:46 WIB
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.  - Bloomberg
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Dunia akan dapat mengendalikan pandemi Covid-19 global dalam beberapa bulan mendatang, jika pedistribusian vaksin dan sumber daya berjalan secara adil, ujar Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sedangkan aktivis perubahan iklim global Greta Thunberg, yang bergabung dalam diskusi virtual dari Swedia, menyinggung "nasionalisme vaksin" dan mengatakan tidak etis bahwa negara-negara kaya memprioritaskan warganya yang lebih muda untuk vaksinasi sebelum kelompok rentan di negara berkembang.

"Kita memiliki alat untuk mengendalikan pandemi ini dalam hitungan bulan, jika kita berlaku konsisten dan adil," kata Tedros seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (20/4/2021).

Akan tetapi, dia juga menyatakan keprihatinannya atas "tingkat yang mengkhawatirkan" ketika Covid-19 menyebar pada mereka yang berusia 25-59 tahun di seluruh dunia yang diduga karena varian yang jauh lebih menular.

"Butuh sembilan bulan untuk mencapai satu juta kematian; 4 bulan untuk mencapai 2 juta, dan 3 bulan untuk mencapai 3 juta," katanya.

Thunberg mengatakan, bahwa satu dari empat orang di negara berpenghasilan tinggi sekarang telah divaksinasi Covid-19. Sedangkan, hanya satu dari lebih dari 500 orang di negara miskin yang telah menerima suntikan serupa.

“Nasionalisme vaksin itulah yang menggambarkan pendistribusian vaksin saat ini,” ujarnya.

"Satu-satunya hal yang benar secara moral untuk dilakukan adalah memprioritaskan orang-orang yang paling rentan, apakah mereka hidup di negara berpenghasilan tinggi atau rendah."

Thunberg juga menggambarkan, hubungan langsung antara pandemi dan kerusakan lingkungan yang menurutnya mempermudah virus berbahaya melompat dari populasi hewan ke manusia.

"Ilmu pengetahuan menunjukkan kita akan  lebih rentan pandemi yang menghancurkan kecuali kita secara drastis mengubah cara kita dan cara kita memperlakukan alam,” katanya. 

Dia mengakui, dunia sedang menciptakan kondisi ideal untuk penyakit menular dari satu hewan ke hewan lain dan kepada manusia.

Thunberg kemudian mengimbau kaum muda di mana pun untuk mendapatkan vaksinasi jika diberi kesempatan, meskipun mereka adalah kelompok usia yang paling tidak berisiko terhadap Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top