Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Agama Minta Jajarannya Layani Seluruh Agama

Presiden meminta agar Kemenag menerapkan moderasi beragama dan perbaikan tata kelola organisasi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 April 2021  |  12:43 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas - Dok. Setpres RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas - Dok. Setpres RI

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya melayani seluruh agama bukan hanya Islam. Dia meminta pola pikir tersebut harus dimilik seluruh jajaran di Kementerian Agama.

“Pertama kali saya berada di kementerian ini, saya telah menyatakan bahwa agama harus menjadi inspirasi. Kementerian Agama harus menjadi kementerian yang melayani seluruh agama, bukan Islam saja. Mind set ini harus dimilki seluruh jajaran Kemenag,” kata Menag saat Rakernas 2021 Kemenag, Senin (5/4/2021).

Dia mengatakan cara ini diperlukan untuk mewujudkan mandatori yang dititipkan kepada kementerian tersebut. Terlebih lanjutnya, Presiden meminta agar Kemenag menerapkan moderasi beragama dan perbaikan tata kelola organisasi.

Menurutnya, penguatan moderasi beragama tidak hanya menjadi pekerjaan rumah Kementerian Agama, tapi seluruh masyarakat. Terlebih saat ini ada sebagian warga bangsa yang terjebak dalam dua titik ekstrem, kiri dan kanan, liberal dan konservatif.

“Dua titik ini ingin kita satukan dalam ruang yang bernama moderasi beragama. Ini adalah sebuah ikhtiar untuk menjadikan pemahaman dan perilaku keberagamaan kita berada di tengah-tengah. Jadi tidak ekstrem kiri dan tidak kanan, tidak liberal dan tidak konservatif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menag ingin pelayanan publik di Kementerian Agama dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk perkembangan teknologi. Dia mengaku masih mendapat masukan dari masyarakat terkait layanan Kemenag yang panjang dan berbelit.

“Kita sekarang tidak bisa lagi memberikan pelayanan dengan cara lama, hadir fisik, tapi melakukan perubahan secara digital,” tegasnya.

Menag menuturkan pihaknya tengah menyiapkan Situation Room dan Super Apps di dalam kementerian.

Situation Room digunakan untuk memantau perkembangan dan pergerakan dinamika masyarakat, baik sosial, politik, maupun keagamaan agar Kemenag bisa memberikan respons secara cepat atas apa yang terjadi di masyarakat.

Sementara itu, Super Apps disiapkan untuk menjadi jembatan dari semua aplikasi layanan yang ada di Kementerian Agama.

“Saya membayangkan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu lari dari satu meja ke meja lain. Meski sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu [PTSP], ini secara kualitas harus ditingkatkan. Super Apps dan Situation Room disiapkan untuk menjawab ini semua, dan ini memerlukan kerja sama semua pihak,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri agama Yaqut Cholil Qoumas
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top