Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Naik Kereta Api Saat Pandemi, Simak 11 Hal Ini

Para penumpang wajib menunjukan hasil negatif tes rt-pcr atau negatif rapid test antigen yang sampelnya diambi maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan atau genose C-19 maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 03 April 2021  |  15:20 WIB
Sejumlah penumpang sedang melakukan rapid test antigen di Stasiun Kereta Api Kertapati, Palembang, Selasa (12 - 1). istimewa\r\n
Sejumlah penumpang sedang melakukan rapid test antigen di Stasiun Kereta Api Kertapati, Palembang, Selasa (12 - 1). istimewa\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah telah mengeluarkan syarat terbaru bagi pengguna kereta api antar kota di Pulau Jawa dan Sumatra untuk keberangkatan mulai tanggal 1 April 2021.

Para pengguna moda transportasi kereta api perlu memperhatikan perubahan persyaratan demi kelancaran perjalanan. Sebab, kalau ada yang luput atau tidak sesuai mekanisme yang ditetapkan, bukan tidak mungkin pengguna moda transportasi akan ditolak masuk ke stasiun.

Berikut 11 persyaratan yang perlu diperhatikan oleh pengguna kereta api:

Pertama, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes rt-pcr atau negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan atau hasil negatif tes genose C-19 di stasiun kereta api yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan

Kedua, bagi pelaku perjalanan dibawah umur 5 tahun tidak diwajibkan untuk tes rt-pcr atau rapid test antigen atau tes genose C-19 sebagai syarat perjalanan;

Ketiga, penumpang dalam kondisi sehat tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam. Keempat, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun.

Kelima, penumpang wajib menggunakan masker kain 3  lapis atau masker medis menutupi hidung dan mulut. Keenam, wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,yaitu memakai masker,menjaga jarak dan mencuci tangan (3M).

Ketujuh, tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung pada saat selama perjalanan.

Kedelapan, tidak diperkenankan untuk makan dan minum pada saat selama perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Kesembilan, khusus calon penumpang yang sudah memiliki tiket keberangkatan tanggal 01 april 2021 dapat menggunakan hasil negatif test genose C-19 yang masih berlaku pada ketentuan yang di atur sebelumnya (yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan).

Kesepuluh, pabila hasil rapid test antigen atau rt-pcr atau genose c-19 pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik rt-pcr dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan;

Kesebelas, syarat ketentuan pembatalan dan lainnya bagi calon penumpang yang tidak memiliki atau tidak dapat menunjukkan surat genose test atau rapid test antigen dengan hasil negatif dapat dilakukan sampai dengan 7 ( tujuh ) hari dari tanggal yang tertera pada tiket.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top