Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tembak Mati Wanita yang Taruh Benda Mencurigakan di Mabes Polri

Wanita itu ditembak mati usai menaruh bungkusan berupa plastik berwarna biru dan langsung melarikan diri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  17:48 WIB
Polisi menutup akses sekitar Gereja Katedral Makassar setelah terjadi ledakan bom, Minggu (28/3/2021). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Polisi menutup akses sekitar Gereja Katedral Makassar setelah terjadi ledakan bom, Minggu (28/3/2021). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA--Polri menembak mati seorang wanita yang diduga telah menaruh bungkusan mencurigakan di pos jaga Mabes Polri pada hari ini Rabu 31 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WIB.

Seorang saksi mata yang juga juru parkir bernama Ari (27) menyebut bahwa dirinya melihat wanita itu ditembak mati usai menaruh bungkusan berupa plastik berwarna biru dan langsung melarikan diri.

"Tadi ada perempuan yang ditembak mati abis taruh bungkusan di pos jaga," tuturnya, Rabu (31/3/2021).

Ari mengatakan bahwa perempuan itu datang ke Mabes Polri bersama seorang pria. Namun, dia mengaku belum mengetahui keberadaan pria itu.

"Tadi keliatannya dia berdua sama laki-laki, tetapi gak tahu yang lakinya kemana," katanya.

Sebelumnya, Tim Penjinak Bom dan Tim Gegana Polri datang ke Mabes Polri untuk menjinakkan benda mencurigakan berupa plastik berwarna biru yang ditaruh orang tidak dikenal (OTK) di pos jaga Mabes Polri.

Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, kedua tim tersebut tiba tidak berselang lama dan langsung masuk ke halaman Mabes Polri.

Lalu lintas di Jalan Trunojoyo masih belum ditutup, semua kendaraan masih berjalan normal di sekitar lokasi benda mencurigakan tersebut.

Sementara itu, sejumlah anggota Polri berpakaian preman sudah disebar di sekitar lokasi baku-tembak dan di jalan Trunojoyo Jakarta Selatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top