Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setahun RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Begini Pesan Doni Monardo

Wisma Atlet Kemayoran merupakan fasilitas untuk atlet Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, tetapi diubah menjadi RS darurat sejak 23 Maret 2020.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  08:34 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid/19 Letjen TNI Doni Monardo / Istimewa
Ketua Satgas Penanganan Covid/19 Letjen TNI Doni Monardo / Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengapresiasi partisipasi dan dukungan tenaga medis dalam penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikannya dalam peringatan satu tahun RSDC Wisma Atlet Kemayoran  menjadi penampung bagi pasien virus Corona setelah sempat menjadi tempat menginap peserta Asian Games pada 2018.

Dalam peringatan itu, Doni menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada salah satu tenaga kesehatan dalam acara peringatan satu tahun Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet pada Selasa (23/3/2021) di Kemayoran, Jakarta. Turut hadir dalam acara Menteri Sosial Tri Rismaharini, Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono.

"Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dokter, perawat, tenaga medis, dari seluruh penjuru Tanah Air atas perjuangan yang luar biasa," kata Doni seperti dikutip dari siaran pers.

Doni Monardo yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 berpesan kepada tenaga kesehatan untuk selalu bersemangat dan pantang menyerah melawan pandemi saat ini.

"Semangat tidak pernah menyerah untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para masyarakat, harus ada di hati dan dada kita setiap warga bangsa Indonesia," tutup Doni.

Wisma Atlet Kemayoran merupakan bangunan yang difungsikan untuk menampung atlet yang mengikuti kejuaraan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Pemerintah menganggarkan Rp3,787 triliun untuk pembangunan pertama dan untuk revitalisasi event Asian Para Games Rp152,9 miliar.

Hunian tersebut memiliki sepuluh tower dengan total 7.426 unit, tujuh tower berada di C10 sebanyak 5.494 unit dan tiga tower berada di C2 sebanyak 1.932 unit. Dengan tipe 36, setiap hunian telah dilengkapi dengan furniture sekelas apartemen.

Bahkan, Wisma Atlet sempat direncanakan dapat disewa oleh masyarakat. Namun, pemerintah langsung menyulapnya menjadi RSDC sejak 23 Maret 2020 pada saat Covid-19 mewabah di Tanah Air.

Saat ini, tingkat okupansi RSDC Wisma Atlet sebesar 38,30 persen dari total kapasitas 5.994 tempat tidur. Jumlah ini sudah turun signifikan jika dibandingkan dengan pada akhir Februari dengan keterisian hingga 80,5 persen.

Penerapan 3T (Testing, Tracing, Treatment), 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak), dan pelaksanaan program vaksinasi harus dijalankan secara disiplin dan konsisten untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WISMA ATLET Doni Monardo Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top