Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masih Sengketa di MK, Eri Cahyadi Umbar Janji ke Warga Surabaya

Pemkot Surabaya akan menanggung iuaran BPJS Kesehatan bagi warga Surabaya yang memperoleh gaji kurang dari Rp10 juta.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  09:43 WIB
Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi (kiri) dan nomor urut 2 Machfud Arifin (kanan)  -  Antara
Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi (kiri) dan nomor urut 2 Machfud Arifin (kanan) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Meski masih menjadi obyek sengketa di Mahkamah Konstitusi, Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mulai ancang-ancang untuk menyiapkan sejumlah program bagi warga Surabaya.

Salah satu program Eri, seperti dikutip dari akun twitter resmi @PDI_Perjuangan, adalah  memastikan iuaran BPJS Kesehatan bagi warga Surabaya yang memperoleh gaji maksimal Rp10 juta akan ditanggung oleh Pemkot Surabaya.

"Warga bergaji maksimal Rp10 juta secara otomatis akan dibiayai BPJS Kesehatan-nya oleh Pemkot Surabaya sebagai bagian dari program kesehatan gratis," kata Eri Cahyadi, Rabu (3/2/2021).

Eri menambahkan dalam kepemimpinannya dirinya akan merangkul semua pihak. Baik itu dari kalangan rakyat kecil atau wong cilik hingga elit agama. Hal itu menurutnya, sesuai dengan perintah dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Sejumlah program keumatan yang disiapkannya adalah memperkuat pendidikan gratis SD-SMP dan beasiswa SMA atau SMK, termasuk di dalamnya untuk madrasah," jelasnya.

Adapun dalam hitungan resmi KPU,  Cak Machfud Arifin - Mujiaman yang diusung oleh koalisi partai gemuk hanya memperoleh 43 persen suara, terpaut jauh dari rivalnya Eri Cahyadi - Armuji yang meraup sebanyak 57 persen.

Meski telah meraup suara mayoritas warga Surabaya, Eri Cahyadi belum bisa ditetapkan sebagai pemanang lantaran Pilkada Surabaya saat ini masuk ke tahap sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya mahkamah konstitusi
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top