Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Bukan Game Changer, Prokes 3M Masih Jadi Kunci

Hingga saat ini, sudah lebih dari 5,8 juta orang di Inggris menerima vaksin dosis pertama.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 24 Januari 2021  |  16:46 WIB
Tangan perempuan memegang botol kecil berlabel
Tangan perempuan memegang botol kecil berlabel "vaksin virus corona Covid-19 dan logo perusahaan farmasi Pfizer. - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Orang yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 masih memiliki kemungkinan untuk menularkan virus ke orang lain.

Wakil Ketua Petugas Medis Inggris Prof Jonathan Van-Tam mengatakan bahwa para peneliti masih belum memahami mengenai efek vaksin terhadap penularan dari manusia ke manusia.

Kendati demikian, dia mengemukakan keberadaan vaksin harus berbanding lurus dengan penurunan angka kasus Covid-19. Hingga saat ini, Inggris sudah mendirikan posko pelayanan vaksin di 32 lokasi.

Menurutnya, tidak ada vaksin yang memberikan proteksi 100 persen sehingga tidak ada jaminan orang tidak akan terjangkit Covid-19 setelah disuntik vaksin.

Van-Tam menyebutkan masih ada kemungkinan orang terkontraksi virus setelah 2-3 pekan mendapatkan suntikan vaksin. Pasalnya, vaksin membutuhkan waktu setidaknya 3 pekan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh.

Selama periode tersebut, dia menyarankan masyarakat tetap patuh melaksanakan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

“Bahkan ketika anda sudah mendapatkan suntikan 2 dosis, anda masih bisa menularkan Covid-19 ke orang lain,” jelasnya, dikutip dari bbc.com, Minggu (24/1/2021).

Hingga saat ini, sudah lebih dari 5,8 juta orang di Inggris menerima vaksin dosis pertama.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : BBC.com

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top