Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Sebut Laporan The Times Terkait Olimpiade Tokyo Palsu

Pemerintah Jepang membantah laporan The Times yang menyebutkan Olimpiade Tokyo tahun ini dibatalkan lantaran masih merebaknya pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  19:25 WIB
Cincin Olimpiade yang terang-benderang mengambang di perairan Odaiba, pulau buatan di Teluk Tokyo, Jepang./Bloomberg - Toru Hanai
Cincin Olimpiade yang terang-benderang mengambang di perairan Odaiba, pulau buatan di Teluk Tokyo, Jepang./Bloomberg - Toru Hanai

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Jepang membantah adanya laporan yang menyebutkan bahwa Olimpiade Tokyo pada tahun ini akan dibatalkan pelaksanaannya.

Seperti dilansir dari Antara, Jumat (22/1/2020), Jepang tetap berpegang teguh atas komitmennya untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo tahun ini. Pernyataan itu sekaligus membantah kabar yang menyebutkan bahwa agenda olahraga internasional itu dibatalkan lantaran masih merebaknya pandemi Covid-19.

Pernyataan tersebut dikeluarkan pemerintah Jepang sebagai respon atas laporan koran The Times yang menyebut bahwa pemerintah Jepang secara diam-diam memutuskan pembatalan Olimpiade Tokyo karena memburuknya pandemi.

Meskipun sebagian besar Jepang berada dalam keadaan darurat karena gelombang ketiga infeksi Covid-19, penyelenggara Olimpiade Tokyo telah berjanji untuk melanjutkan acara tersebut. Olimpiade Tokyo sedianyag akan dibuka pada 23 Juli 2021 setelah ditunda selama setahun karena virus corona.

"Kami dengan jelas akan menolak laporan tersebut,” kata Wakil Ketua Sekretaris Kabinet Manabu Sakai dalam sebuah konferensi pers yang diikuti Reuters, seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/1/2020).

Sebelumnya The Times, mengutip ucapan seorang anggota senior tak dikenal dari koalisi yang berkuasa di Jepang. Sumber tersebut mengatakan fokus pemerintah sekarang adalah mengamankan peluang Olimpiade di Tokyo di tahun 2032.

Pada saat yang sama Kepala Komite Olimpiade Jepang Yasuhiro Yamashita mengatakan bahwa laporan itu salah dan palsu.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike juga mengatakan tidak ada pembicaraan tentang pembatalan atau penundaan olimpiade dan protes harus diajukan atas laporan The Times.

"Sangat mengecewakan melihat Times mengembangkan berita seperti tabloid dengan sumber yang tidak dapat dipercaya," kata sumber dari panitia penyelenggara Olimpiade.

"Pemerintah pusat berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan olimpiade yang aman dan terjamin, dan kami selalu didorong oleh dedikasinya," kata sumber itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang olimpiade Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top