Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Ribuan Nakes Wisma Atlet Ditargetkan Hingga 2-3 Pekan ke Depan

Sebanyak 2.300 tenaga kesehatan di Wisma Atlet akan divaksinasi secara bertahap hingga dua 2 - 3 pekan ke depan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  14:14 WIB
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Proses vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta sudah dilaksanakan. Prosesnya dilakukan secara bertahap hingga 2 - 3 pekan ke depan.

Hal itu disampaikan Komandan Lapangan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kol Laut (K) dr Tjahja Nurrobi. Dia menyebut sebanyak 2.300 tenaga kesehatan di Wisma Atlet akan divaksinasi secara bertahap hingga dua 2 - 3 pekan ke depan.

“Saat ini kita sudah [mulai vaksinasi] sejak minggu lalu, kita sudah memberikan vaksinasi untuk nakes dan ini tetap kita laksanakan sampai 2-3 minggu ke depan. Ada 2.300 nakes yang harus kita vaksinasi dan sudah dibantu dari Dinas Kesehatan Pemprov DKI,” kata Tjahja dikutip dari YouTube Kemkominfo TV, Jumat (22/1/2021).

Dia juga menyampaikan tengah meminta tambahan personel kesehatan dari Kementerian Kesehatan untuk menambah tenaga kesehatan yang ada saat ini yang mencapai 2.600 orang. Dari total tersebut, 300 orang diantaranya adalah tenaga nonmedis.

Menurutnya, ketersediaan dan kondisi sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting dalam menangani pandemi mengingat saat ini setiap daerah membutuhkannya.

Adapun, saat ini atau per 22 Januari 2021, tingkat keterisian Wisma Atlet telah mencapai 82,33 persen atau dari 5.994 tempat tidur yang tersedia telah terisi 4.935 orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, dia mengungkapkan sejak Desember 2020, RSDC Wisma Atlet telah menambah sebanyak 90 ruang rawat menengah, 27 ruang HCU, dan 12 ruangan ICU.

Namun, jika terjadi peningkatan jumlah kasus positif yang semakin tinggi, Tjahja memastikan jumlah penambahan tempat tidur bisa terus dilakukan.

“Apabila kasus terus meningkat, kita akan menyiapkan Wisma Atlet Pademanagan di Tower 8, 9, dan 10," kata Tjahja.

Dia menyebut perlengkapan peralatan untuk ruang perawatan termasuk HCU dan ICU pun sudah disiapkan untuk gedung Wisma Atlet Pademangan.

Adapun, saat ini atau per 22 Januari 2021, tingkat keterisian Wisma Atlet telah mencapai 82,33 persen atau dari 5.994 tempat tidur yang tersedia telah terisi 4.935 orang.

Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet bertambah 128 orang pada Jumat (22/1/2021).

Penambahan pasien Covid-19 di Wisma Atlet ini lebih rendah jika dibandingkan hari sebelumnya, Kamis (21/1/2021) dengan penambahan 138 pasien Covid-19.

Dengan penambahan tersebut, maka total pasien yang dirawat mencapai 4.935 orang. Dari total tersebut, 2.559 merupakan pasien pria, sedangkan 2.376 pasien wanita.

Aris mengungkapkan sampai dengan Jumat (22/1) Pukul 08.00 WIB, orang yang sudah terdaftar di Tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran mencapai 51.031 orang.

Dari total tersebut, 46.096 orang di antaranya sudah keluar, ada yang sembuh, dirujuk ke rumah sakit lain, atau meninggal dunia. 

“Perinciannya 585 orang dirujuk ke RS lain, yang sembuh 45.471 orang, dan meninggal 40 orang,” terang Aris melalui keterangan resmi, Jumat (212/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona WISMA ATLET Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top