Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

324 Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dievakuasi, CVR Belum Ketemu

Hingga hari ke-11, total penemuan obyek pencarian tim SAR sebanyak 324 human body remains, 63 serpihan kecil pesawat dan 55 potongan besar. Sementara sampai kemarin, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan cockpit voice recorder (CVR).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  07:15 WIB
324 Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dievakuasi, CVR Belum Ketemu
Tim gabungan terdiri dari Basarnas Banten, Lanal Banten, Polairud, KSOP Banten, ASDP Merak dan SAR hingga empat hari terakhir ini tujuh nelayan Teluk Labuan Pandeglang yang mengalami kecelakaan laut di Perairan Selat Sunda belum ditemukan.Foto:Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 14 kantong bagian tubuh manusia dan 3 serpihan pesawat dalam misi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Dengan tambahan temuan tersebut, hingga hari ke-11, total penemuan obyek pencarian tim SAR sebanyak 324 human body remains, 63 serpihan kecil pesawat dan 55 potongan besar. 

"Cuaca sempat tidak mendukung pada pagi hari, baru siangnya cuaca berangsur-angsur membaik dan tim penyelam melanjutkan pencarian hingga sore hari," kata Direktur Operasi (Dirops) Brigjen TNI (Mar) Rasman MS, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam keterangan resmi Basarnas, Rabu (20/1/2021).

Rasman memaparkan bahwa tambahan jumlah temuan obyek pencarian pada hari pertama masa perpanjangan waktu kedua tersebut dievakuasi dari Last Known Position (LKP) oleh KN SAR Wisnu dan KRI Rigel.

Dia juga memaparkan bahwa penyelam terus bekerja keras di lapangan untuk menemukan obyek pencarian, termasuk mencari obyek yang sampai saat ini belum ketemu yakni memori Cockpit Voice Recorder (CVR).

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

Pesawat jatuh di kawasan Kepulauan Seribu, antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, tepatnya pada koordinat 05°57’47.81’’ S – 106°34’10.76’’ E.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air basarnas kecelakaan pesawat
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top