Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lockdown di Inggris Pangkas 30 Persen Kenaikan Kasus Covid-19

Aturan yang lebih ketat diperlukan untuk mencegah perkembangan epidemi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 November 2020  |  11:18 WIB
Kawasan Soho, London sepi akibat kebijakan lockdown yang mengunci pergerakan masyarakat ke luar rumah. - Bloomberg.
Kawasan Soho, London sepi akibat kebijakan lockdown yang mengunci pergerakan masyarakat ke luar rumah. - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Kenaikan kasus Virus Corona atau Covid-19 di Inggris berhasil dipangkas 30 persen setelah melakukan lockdown sepanjang November.

Studi oleh Imperial College London dan Ipsos MORI U.K. Ltd menunjukkan, bahwa aturan yang lebih ketat diperlukan untuk mencegah perkembangan epidemi dan kebijakan pengendalian virus di lingkup lokal masih perlu diperkuat untuk mengendalikan virus saat kebijakan nasional berakhir.

Hasil studi tersebut keluar bersama dengan aturan lockdown di Inggris yang berakhir pada pekan ini.

Perdana Menteri Boris Johnson masih menghadapi tentangan dari Partai Konservatif atas rencananya untuk mengganti aturan lockdown dengan sistem pembatasan berjenjang untuk berbagai daerah.

Dia berharap, vaksin Covid-19 bisa diberikan dengan cepat, bulan depan.

Terkait vaksinasi, Inggris sudah siap menjadi negara pertama yang memberikan izin pada penggunaan vaksin Covid-19 produksi Pfizer Inc. dan BioNTech SE, dibanding  dari negara-negara lain yang masih antre menunggu ‘pelindung’ dari Virus Corona tersebut.

Izin tersebut diperkirakan akan terbit paling cepat pekan ini.

Studi dari Imperial College juga menunjukkan 96 orang dari 10.000 yang dites terinfeksi virus dalam 1 hari sampai 24 November 2020.

Jumlah tersebut turun dari 132 kasus pada pekan sebelumnya.

Tingkat infeksi juga turun 50 persen di bagian Barat Laut dan Utara Inggris, dua wilayah yang terpapar Virus Corona paling parah. Tingkat reproduksi virus (R Rate) juga mengalami penurunan ke 0,88 sampai 24 November 2020, angka itu sejalah dengan target R-rate yang harus di bawah 1.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Covid-19 Lockdown
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top